Angin Kencang, Angler Tetap Semangat Mancing Demi Raih Juara

KADEMANGAN – Angin malam Kota Probolinggo, begitu kencang. Rasa dingin begitu terasa. Namun, semua itu tak menyurutkan langkah para angler untuk berlomba di Kolam Bromo Fishing Jawa Pos Radar Bromo.

Saban Sabtu (6/7) malam, ratusan pemancing selalu datang untuk adu keberuntungan mendapatkan lele terberat. Dengan umpan dan teknik jitu, mereka sama-sama berharap mendapatkan hadiah yang disiapkan panitia. Maklum, hadiah lomba ini cukup menggiurkan. Jutaan rupiah.

Perlombaan semakin seru dan para pemancing seakan tak khawatir masuk angin. Lomba ini mendapat support dari Bejo Bintang Toedjoe. Sehingga, para peserta mendapatkan produk Bejo dengan jahe merah halal untuk mengatasi dan mencegah masuk angin.

“PT Bintang Todjoe mendukung gaya hidup sehat. Kami lihat, mancing termasuk olahraga yang cukup digandrungi. Terbukti lomba mancing di area kantor Radar Bromo ini selalu ramai,” terang Area Manager PT Bintang Toedjoe Area Malang, Blitar, Pasuruan-Probolinggo, Sudartanto.

Karenanya, Bejo memberikan support pada lomba yang memperebutkan total hadiah jutaan rupiah itu. Setiap peserta lomba mendapatkan produk Bejo Bintang Toedjoe anti masuk angin yang mengandung Jahe Merah. “Sekarang cuaca di Probolinggo sangat dingin. Jadi, sangat cocok kalau minum Bejo. Tak perlu khawatir masuk angin lagi, biar konsentrasi juara,” ujar Tanto -sapaan akrabnya-.

Sementara itu, Panitia Lomba Mancing Bromo Fishing Ainul Mashudi mengatakan, produk Bejo selama ini sudah akrab dengan angler. “Lombanya kan setiap malam, jadi konsumsi Bejo biar tak masuk angin,” ujarnya.

Setelah berlomba sekitar dua jam, Deni Alvian, pemancing asal Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, berhasil menjadi juara. Dia berhasil memancing seekor lele seberat 4,106 kilogram dan diganjar hadiah Rp 4 juta. “Hadiah yang telah saya dapat akan saya gunakan untuk membeli alat pancing lagi,” ujar Deni. (mg1/fun)