155 Jamaah Kota Probolinggo Dilepas dengan Haru

SELAMAT JALAN: Ratusan jamaah haji asal Kota Probolinggo berangkat menuju Surabaya, Senin (8/7). Mereka dijadwalkan berangkat menuju Madinah Selasa malam (9/7) pukul 21.25. (Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

KANIGARAN – Ratusan keluarga jamaah haji asal Kota Probolinggo, tak mampu menahan air matanya. Mereka terharu ketika melepas anggota keluarganya untuk menunaikan ibadah haji di Makkah. Senin (8/7), ada 155 jamaah asal Kota Probolinggo yang berangkat.

Mereka dilepas di kantor Pemkot Probolinggo oleh Wali Kota Hadi Zainal Abidin. Tangis jamaah dan keluarganya pecah ketika para jamaah itu mulai naik bus yang akan mengantarkan mereka ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Ratusan jamaah ini menuju Surabaya menggunakan lima bus. Di sana mereka akan menginap semalam sebelum hari ini diberangkatkan ke Arab Saudi. “Ada 155 jamaah haji yang berangkat ke Tanah Suci hari ini (kemarin). Alhamdulillah, tidak ada yang mengalami penundaan keberangkatan karena sakit atau kendala lain,” ujar Hadi Zainal Abidin.

Kepada jamaah, Hadi berpesan, selama di Tanah Suci fokus beribadah. Serta, jangan terlalu memikirkan kondisi di rumah maupun oleh-oleh. “Fokus dan khusyuk beribadah di Tanah Suci. Jangan terlalu memikirkan oleh-oleh untuk keluarga di rumah. Doakan agar keluarga bisa berangkat haji juga,” harapnya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Probolinggo Mufi Imron memastikan, jamaah haji yang berangkat dari Kota Probolinggo berjumlah 155 orang. “Terdiri atas 70 orang jamaah laki-laki dan 85 jamaah perempuan,” ujarnya. Mereka akan berangkat menuju Madinah hari ini pukul 21.25.

Mereka berada dalam kelompok terbang (kloter) 9. Kloter ini terdiri atas jamaah haji gabungan dari beberapa kota lain. “Di Kloter 9, jamaah haji asal Kota Probolinggo bergabung dengan jamaah asal Kota Surabaya, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Magetan, dan Kabupaten Trenggalek,” jelasnya.

Sesampainya di Asrama Haji Sukolilo, jamaah haji akan diterima oleh panitia haji. Di sana mereka masih harus menjalani pemeriksaan administrasi dan kesehatan. “Serta, apakah jamaah haji ini siap untuk terbang atau tidak akan dilakukan saat di asrama,” ujar Mufi. Jamaah ini dijadwalkan kembali ke tanah air pada 20 Agustus 2019. (put/rud)