Tim Sepak Takraw Kabupaten Menangi Derby Probolinggo

DERBY PROBOLINGGO: Pemain sepak takraw Kabupaten (jersey biru) berupaya melepaskan tendangan ke pertahanan tim sepak takraw Kota Probolinggo. Tim Kabupaten akhirnya berhasil meraih kemenangan. (Mukhamad Rosyidi/Radar Bromo)

Related Post

BOJONEGORO Derby Probolinggo langsung tersaji di cabang olahraga (cabor) sepak takraw putri, Minggu (7/7) atau sehari usai pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) ke VI.

Hasilnya, tim Kabupaten Probolinggo berhasil mengungguli Kota Probolinggo dengan dua set langsung, 2-0. Laga yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) SMAN 3 Bojonegoro itu sendiri berjalan sengit.

Kedua tim sama-sama saling mengetahui kekuatan dan kekurangan masing-masing. Maklum saja, kedua tim sudah beberapa kali menggelar laga uji coba.

Dominasi tim kabupaten sudah terlihat sejak set pertama. Permainan cepat tim kabupaten kesulitan diimbangi tim kota. Hasilnya, set pertama ditutup dengan skor 21-15.

Di set kedua, tim kota berupaya mengejar ketinggalan. Namun tetap saja, kesulitan mengimbangi agresivitas arek-arek kabupaten. Set kedua pun diakhiri dengan skor 21-14.

Richard, Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Probolinggo mengatakan, tim kabupaten mampu tampil agresif. “Ini sangat membanggakan. Mereka bermain sangat bagus,” ujarnya.

Menurutnya, atlet sepak takraw tak boleh jemawa dengan hasil itu. Sebab, hari ini mereka bakal kembali tanding. Antara melawan Blitar atau tuan rumah Bojonegoro.

“Besok ini antara musuh Bojonegoro atau Blitar. Keduanya merupakan lawan berat bagi kami. Karena mereka memiliki persiapan yang lama dan matang. Tetapi, siapapun lawan kami, kami akan berusaha sebisa mungkin untuk memenangi,” jelasnya. Sementara itu, meski kalah, Abdul Kholik, pelatih tim sepak takraw Putri Kota Probolinggo mengaku, tetap puas dengan hasil itu. Meski kalah, tim kota tetap lolos fase selanjutnya.

“Kami tetap lolos delapan besar. Laga ini (7/7), kan hanya menentukan juara grup. (Karena kalah oleh Kabupaten) Kami duduki runner up,” ungkapnya.

Sama halnya dengan tim kabupaten. Tim kota juga belum mengetahui lawan yang dihadapi di babak delapan besar. “Siapapun lawannya, kami akan bekerja keras untuk bisa memenangi,” ungkapnya. (sid/mie)