Yadnya Kasada Bareng Musim Liburan, Okupansi Hotel Meningkat

SUKAPURA – Perayaan Yadnya Kasada bakal digelar pertengahan bulan ini. Dampak positifnya kini sudah mulai dirasakan penginapan karena tingkat hunian hotel atau okupansi di kawasasan gunung Bromo, saat ini mengalami peningkatan.

Saat upacara Yadnya Kasada yang jatuh 18 juli mendatang, diperkirakan sudah penuh. Hal itu diakui oleh salah satu pemilik homestay di Desa Wonokerto Kecamatan Sukapura, Sugeng. Menurutnya, di tanggal itu, hampir mayoritas penginapan sudah di-booking para pengunjung. Tidak hanya saat upacara Yadna Kasada. Tetapi juga sebelum ritual tersebut.

“Dari tanggal 12 sampai 18, penginapan saya penuh mas,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Jumat (5/7).

Sementara itu, Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Probolinggo Digjoyo Djamaluddin mengatakan, memang saat upacara Yadnya Kasada, okupansi mengalami peningkatan. “Jadi sekarang ini luar biasa. Dari libur sekolah, ada eksotika Bromo, hingga upacara Yadna Kasada serta libur musim panas, membuat wisatwan ke Bromo meningkat,” katanya.

Yoyok menjelaskan, kedepan peningkatan yang terjadi tidak hanya wisatawan nusantara. Tetapi juga akan berdampak pada wisatawan mancanegara. Sebab, bulan bulan ini wisman di negaranya sedang liburan musim panas. Sehingga, banyak yang berwisata ke luar negeri.

Sementara, Sarmin selaku kasi wilayah I TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) mengatakan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bromo terus meningkat. Salah satu faktor daya tarik tersendiri, fenomena embun salju. Selain itu, saat ini memang musim libur, musim panas dan proyeksi pengunjung terus meningkat.

”Saat perayaan Yadnya Kasada juga diperkirakan meningkat pengunjung yang ke Bromo. Karena memang bersamaan dengan hari libur, dan musim panas bagi wisatawan asing,” terangnya. (mas/fun)