Tahun Ini Proyek PRIM Perbaiki 8,5 Kilometer Jalan di Dua Ruas

SUDAH DIBERSIHKAN: Kondisi jalan kabupaten yang rusak di wilayah Tongas. Di jalur ini sudah dibersihkan dari rerumputan, dan pelaksana proyek bakal segera membenahi. (Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

TONGAS – Pemkab Probolinggo memastikan proyek Provincial Road Improvement Maintenance Project (PRIM) dilaksanakan tahun ini. Melalui anggaran Rp 30 miliar, direncanakan dapat memperbaiki jalan Tongas-Bromo sepanjang 8,5 Kilometer. Saat ini, sudah mulai tahap pemeliharaan ringan dengan pembersihan bahu jalan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo, Rachmad Waluyo melalui Kabid Bina Marga, Asrul Bustami mengatakan, proyek PRIM yang merupakan hasil kerjasama dengan pihak Australia, sudah berjalan. PT Gala Karya Gresik selaku pemenang lelang, sudah mulai turun melakukan pengerjaan.

”Pengerjaan masih tahap pembersihan dan pemeliharaan ringan. Karena, sekarang masih menunggu hasil uji lab material secara keseluruhan bahan yang akan digunakan dalma proyek Prim,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Jumat (5/7).

Asrul menjelaskan, proyek PRIM dibiayai oleh pemerintah daerah (Pemkab Probolinggo) lebih dahulu. Nantiya, melalui verifikasi tiga tahap, secara total anggaran proyek PRIM itu akan diganti 40 persen. Sehingga, pemkab hanya keluarkan anggaran sekitar 60 persen dari total proyek.

”Untuk tahun ini, biaya yang akan diganti oleh pihak Australia 40 persen dari anggaran yang dikeluarkan pemerintah daerah,” terangnya.

Untuk tahun ini, dikatakan Asrul, direncanakan dapat memperbaiki akses jalan kabupaten Tongas-Bromo (lautan pasir). Tetapi, tidak secara menyeluruh. Karena, proyek PRIM ini akan berlangsung selama 3 tahun. ”Total perbaikan jalan Tongas-Bromo itu sepanjang 37 Kilometer. Tapi tahun ini hanya sekitar 8,5 kilometer saja perbaikan jalannya. Tongas-Lumbang sepanjang 6,7 kilometer dan Sukapura-Lambang Kuning sepanjang 1,8 kilometer,” ungkapnya.

Sementara itu, Benny Surjoatmojo selaku Superintendent PT Gala Karya mengatakan, pihaknya sudah turun melakukan pengerjaaan di lapangan, meski hanya sebatas pemeliharaan. Dimana, kondisi jalan Tongas-Bromo sudah bersih dari rumput-rumput pada badan jalan. ”Dalam waktu dekat, sudah mulai pengerjaan fisiknya,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, proyek PRIM jalan Tongas-Bromo sepanjang kurang lebih 37 kilometer, akan dibagi dalam 7 ruas. Ketujuh ruas jalan kabupaten itu, antara lain Ruas Jalan Tongas–Lumbang (R.01); Ruas Jalan Lumbang–Lambang Kuning (R.03); Ruas Jalan Lumbang-Madakaripura (R.105); Ruas Jalan Sukapura–Lambang Kuning (R.60); Ruas Jalan Sukapura–Ngadisari (R.05); Ruas Jalan Ngadisari–Cemoro Lawang (R.06) dan Ruas Jalan Ngadisari–Laut Pasir (R.25).

Selama 3 tahun, jalan akses Bromo Tengger Semeru (BTS) akan disokong PRIM. Estimasi anggarannya mencapai Rp184 miliar. Pemerintah Australia melalui Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT), akan membantu Rp70 miliar. (mas/fun)