Situs Ratusan Juta Milik Dewan Belum Optimal

PASURUAN – Meski sudah memiliki situs resmi, keinginan lembaga legeslatif di Kota Pasuruan untuk dapat menampung aspirasi masyarakat belum optimal. Sebab, situs bertajuk e-sarapan itu masih jauh dari kata optimal. Buktinya, cukup sedikit informasi yang terpampang dalam situs itu.

Padahal, situs yang menelan biaya senilai Rp 150 juta tersebut telah rampung dibangun sejak akhir tahun 2018 lalu. Sesuai namanya, e-sarapan yang merupakan singkatan dari sasaran, serapan, dan harapan. Situs itu juga sempat digadang-gadang bakal menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat berbasis teknologi.

Meski telah bisa diakses publik, namun informasi yang tersedia dalam situs e-sarapan belum banyak. Misalnya saja kanal pemberitaan, agenda rutin anggota dewan, anggota fraksi-fraksi hingga galeri agenda, belum memuat informasi apapun.

Sekretaris DPRD Kota Pasuruan, Raden Murahanto mengaku bahwa situs itu masih dalam tahap optimalisasi. “Prosesnya masih belum selesai. Masih harus input beberapa data. Seperti nama-nama anggota hingga perda-perda yang berlaku saat ini,” katanya saat ditemui, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, dia juga tak menjelaskan kapan proses input data itu akan selesai. Hanya saja, pihaknya berharap agar secepatnya bisa rampung. Sehingga situs dewan itu bisa dimanfaatkan banyak orang. Khususnya masyarakat Kota Pasuruan.

“Kemungkinan tidak lama lagi akan selesai ya. Namun untuk nama-nama anggota saya rasa akan dilakukan setelah pelantikan,” ujarnya. (tom/fun)