Pasar Winongan Terbakar, 8 Bedak Ludes, Api Muncul Dari Kios Pecah Belah

WINONGAN-Ketenangan warga Desa Winongan Lor, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan mendadak buyar. Itu setelah pasar Winongan terbakar. Syukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 22.30. Malam itu, penjaga pasar winongan, alfian melihat percikan api dari bedak milik Musa di blok C yang menjual barang pecah belah. Bedak ini berada di sisi timur pasar.

Alfian pun langsung melaporkan kebakaran ini pada kepala pasar, Subari. Selanjutanya subari menghubungi unit damkar Kota dan Kabupaten Pasuruan.

Sembari menunggu petugas damkar tiba, sejumlah warga membantu memadamkan api. Mereka menggunakan peralatan seadanya. Mulai dari timba hingga gayung.

Namun bedak milik Musa yang dipenuhi barang pecah belah membuat api dengan cepat menyebar. Api lantas menjalar ke delapan bedak lain di sejumlah blok.

Tak lama kemudian, tiga mobil unit damkar tiba di loakasi yang terdiri dari satu mobil unit milik Kota Pasuruan dan dua unit milik Kabupaten Pasuruan.

IKUT BANTU: Warga juga ikut mebantu pemadaman saat pasar Winongan Terbakar. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Petugas terus melakukan pembasahan selama dua jam 30 menit. Api baru benar benar padam sekitar pukul 01.30. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah.

Kepala Pasar Winongan, Subari mengungkapkan, ada 8 bedak yang terbakar. Delapan bedak ini tersebar di blok c, d3 dan blok e. Dan delapan bedak ini habis terbakar.

“Kerugian belum kami ketahui. Yang jelas penyebab nya konsleting listrik akibat pemasang kabel yang tidak beraturan. Percikan api berasal dari bedak milik musa,”ungkapnya. (riz/fun)