Bawa SS, Buruh asal Jabon Sidoarjo Ditangkap

REMBANG – Hari-hari Moch. Fatchul Mubarok, 27, harus dilaluinya di balik jeruji besi penjara. Ia diringkus polisi setelah kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu.

Lelaki asal Kedungcangkring, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo ini, ditangkap anggota Reskrim Polsek Rembang saat berada di persimpangan empat Desa/Kecamatan Rembang. Ketika itu, dirinya memeroleh barang dari seseorang yang tengah menjadi buronan polisi.

Kanitreskrim Polsek Rembang Aiptu Nidhom menyampaikan, penangkapan itu dilakukan Rabu (3/7) sore. Semula, petugas memeroleh informasi dari warga kalau tersangka sering membawa sabu-sabu.

Untuk memastikannya, ia pun bergerak melakukan penelusuran. “Kami melakukan penyelidikan dengan cara pengintaian terhadap tersangka,” sampainya.

Saat Fatchul berada di persimpangan empat Desa/Kecamatan Rembang, petugas melihatnya. Selanjutnya, melakukan pendekatan dan pemeriksaan. “Begitu kami geledah, ada sejumlah barang bukti yang kami temukan,” imbuhnya.

Barang bukti yang dimaksud, berupa satu poket sabu-sabu seberat 0,45 gram. Sabu-sabu tersebut disimpannya di dalam saku jaketnya. Petugas juga mengamankan handphone yang biasa digunakannya untuk bertransaksi.

Atas temuan itulah, tersangka digiring ke Mapolsek Rembang untuk pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan itu, diketahui kalau lelaki yang bekerja sebagai buruh pabrik di Beji tersebut sudah beberapa bulan terakhir menjadi pengguna. “Terkadang, ia juga menjadi kurir agar bisa menikmati SS,” ulasnya.

Kini, tersangka harus meringkuk di balik jeruji penjara dengan waktu lama. Ia terancam hukuman 10 tahun penjara lantaran dianggap melanggar pasal 112 jo pasal 114 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (one/mie)