Tukar Guling Aset Pemkot-Pemkab Probolinggo Terbuka Lebar

DRINGURencana Pemkab Probolinggo menghapus sejumlah aset yang berada di wilayah Kota Probolinggo, mendapat respons dari Pemkot Probolinggo. Pemkot juga memiliki aset di wilayah Pemkab. Sehingga, ada kemungkinan dilakukan tukar guling.

Dari data yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, ada tiga aset Pemkot yang berada di wilayah Pemkab. Salah satunya kantor Dinas Sosial (Dinsos) di Kecamatan Dringu. Serta, dua aset berupa lahan kosong yang cukup luas.

Sedangkan, Pemkab berencana melepas empat asetnya yang berada di wilayah Pemkot. Di antaranya, gedung Laboratorium Kesehatan Daerah di belakang RSUD Mohamad Saleh; Kantor Dishub di Jalan Panglima Sudirman; sebuah bangunan di Museum Kota Probolinggo; serta eks kantor Dinas Perikanan di sisi selatan Rumah Sakit Amanah.

Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPPKA) Kota Probolinggo Imanto mengatakan, tahun kemarin sudah ada komunikasi terkait rencana pelepasan aset Pemkab Probolinggo. Namun, pihaknya masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Wali Kota. “Memang sudah ada komunikasi sebelumnya dengan Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Imanto mengatakan, ada rencana tukar guling dengan Pemkab Probolinggo. Kebetulan, Pemkot juga memiliki tiga aset di wilayah Kabupaten Probolinggo. Serta, ada upaya pengumpulkan aset-aset di dalam wilayah Kota Probolinggo.

Namun, Imanto mengatakan, sejauh ini belum dapat dipastikan apakah akan dilakukan tukar guling, dijual, atau dihibahkan. “Ada rencana juga pengumpulan aset. Aset-aset Kota Probolinggo supaya ada di wilayah Kota Probolinggo semua,” ujarnya.

Sementara, Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo Santiyono mengaku, belum dapat memastikan proses pelepasan aset Pemkab yang berada di Kota Probolinggo. Apakah akan ditukar guling dengan milik Pemkot, dilelang, atau saling hibah langsung dengan Pemkot. “Masih kami kaji status aset-aset yang di Kota Probolinggo itu,” ujarnya. (mas/rud)