Sebelum Jadi Tersangka, Eks Ketua PSSI Ajukan Pensiun Dini dan Sempat Nyaleg

PASURUAN – Nama Edy Hari Respati Setiawan alias Didik, bukanlah orang baru di tubuh Asosiasi Kota PSSI Pasuruan. Pernah menjabat ketua selama dua periode, Didik adalah pensiunan pegawai negeri sipil. Dia mengajukan pensiun dini per Agustus 2017 silam.

Karir Didik sendiri di birokrasi terbilang lumayan. Dia pernah menjadi Camat Panggungrejo. Bahkan Didik adalah camat pertama di kecamatan paling muda di Kota Pasuruan.

Setelah bebeapa tahun menjadi Camat Panggungrejo, Didik dimutasi menjadi Kabag Administrasi Protokol di Pemkot Pasuruan. Sebelum akhirnya Didik mengajukan pensiun dini, hingga disetujui Wali Kota Pasuruan Nonaktif Setiyono, yang menjabat saat itu.

MANTAN PEMAIN: Gaya Edy Hari respati saat di lapangan. (Foto: Istimewa)

Nah, selepas pensiun dini, nama Didik sempat tercantum di daftar caleg tetap (DCT) Pemilihan Legislatif. Didik rupanya nyaleg dn berangkat dari Dapil III Kecamatan Purworejo. Dari 9 caleg yang mendaftar di dapil tersebut, Didik berada di nomor urutan tujuh. Namun, dia gagal melaju ke parlemen karena di dapil tersebut, hanya satu caleg saja dari PDI Perjuangan yang berhasil menang.

Beberapa kolega Didik di partai, membenarkan bahwa eks Ketua PSSI tersebut, terjun ke politik. “Berangkat tapi kalah. Saya tidak tahu bagaimana dia (Didik, Red) ikut ke partai. Saya pun baru tahu saat penetapan (DCT),” beber rekan Didik di partai.

Pun demikian dengan rekan-rekan Didik yang ada di birokrasi maupun di kepengurusan PSSI. Hampir semuanya irit bicara saat ditanya soal Didik. Namun, mereka sudah menduga, jika Didik akan terbawa di lingkaran kasus ini. (den/tom/JPG/fun)