Proyek Lahan Parkir Seruni Point Tunggu Persetujuan Kementerian

SUKAPURA-Rencana Pemkab Probolinggo membangun lahan parkir di kawasan wisata Puncak Seruni Point, Kecamatan Sukapura, terus dimatangkan. Salah satunya menyiapkan lahan. Kini, Pemkab sudah mendapatkannya. Namun, masih akan diajukan ke Kementerian.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Probolinggo Prijono mengaku, belum mengalokasikan anggaran untuk pengadaan lahan parkir di Puncak Seruni Point. “Kami sudah menemukan lahan milik warga tepat di dekat wisata Puncak Seruni Point. Tapi, pengadaannya bukan tahun ini,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bromo, kemarin.

Menurutnya, lahan bakal tempat parkir wisata Puncak Seruni Point itu masih akan diajukan ke Kementerian Perumahan dan Permukiman. Bila disetujui, baru pihaknya akan mengalokasikan anggaran pembebasannya. Persetujuan Kementerian ini diperlukan karena lahan parkir ini akan dibangun oleh Kementerian. “Pengadaan lahan harus disetujui Kementerian dulu. Karena pusat yang akan bangun lahan parkirnya nanti,” ujar Prijono.

Sementara itu, Kasi Destinasi Wisata Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Dispora Parbud) Kabupaten Probolinggo Musa mengatakan, Puncak Seruni Point belum memiliki lahan parkir yang memadai. Sehingga, akan menjadi persoalan saat banyak pengunjung. “Semua kendaraan diperbolehkan masuk ke Puncak Seruni Point. Tidak dibatasi hanya mobil jip. Sehingga, saat pengunjung membeludak, di lapangan terjadi masalah lahan parkir,” ujarnya

Soal konsep lahan parkir yang akan dibangun, Musa mengatakan, direncanakan akan dibuat landscape. Artinya, wisatawan yang usia lanjut tidak perlu naik ke Puncak Seruni Point dengan menaiki 256 anak tangga. Mereka cukup melihat dari lahan parkir untuk menikmati indahnya alam di sekitar Gunung Bromo. “Tapi, semua itu bisa berubah dan menunggu pembebasan lahan dulu,” ujarnya. (mas/rud)