Permintaan Kartu Kuning di Pasuruan Melonjak usai Lebaran    

BUGULKIDUL–Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemkab Pasuruan beberapa hari terakhir ini tak pernah sepi. Sebab, warga yang mengurus kartu AK 1 atau Kartu Kuning atau kartu pencari kerja melonjak usai lulusan SMA sederajat.

Agus Hernawan, sekretaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pasuruan mengatakan, peningkatan warga yang mengurus kartu kuning terpantau setelah Lebaran.

“Saat Ramadan lalu, jumlah permintaan masih sedikit, kemungkinan karena bulan Ramadan. Sehingga, banyak yang menunggu Lebaran untuk mengurus AK 1,” terangnya.

Pada hari-hari biasa, permintaan kartu kuning mencapai 15-20 per harinya. Namun, usai Lebaran mencapai 30-40 per harinya. Ini, berarti ada peningkatan hingga 2-3 kali dibandingkan hari biasanya.

Agus mengatakan, permintaan AK 1 ini memang paling banyak dari tingkat SMA/ SMK yang melanjutkan bekerja. Dari pembuatan AK 1 nantinya akan tergabung dalam sistem hellowork di website Kabupaten Pasuruan.

“Dari hellowork ini nanti akan terdata, sehingga saat ada lowongan yang sesuai spesifikasi, maka akan kita hubungi untuk bisa menyetujui lowongan,” terangnya.

Dari permintaan AK 1, 80 persen adalah lulusan SMA/SMK. Sedangkan sisanya adalah sarjana, diploma, termasuk lulusan SMP.

Karena tingginya lonjakan permintaan AK 1, Disnaker pun bekerja sama dengan Bursa Kerja Khusus (BKK) di SMK untuk menjadwalkan siswanya yang mengajukan AK 1 di Disnaker.

“Jadi, ada 36 BKK di SMK yang sudah kita jadwalkan untuk pengajuan AK 1, tujuannya agar tidak ada penumpukkan sehingga terjadwal,” terangnya. (eka/mie)