Pria Ini Jual Istri untuk Layani Threesome, Biasa Eksekusi di Prigen

SURABAYA – Bekerja sebagai buruh pabrik, tak mencukupi biaya hidup Nur Hidayat. Lalu pemuda 22 tahun itu, menjual istrinya, PR, 20 untuk melakukan hubungan threesome. Hidayat mempromosikan bisnis prostitusi, melalui twitternya.

Dia berdalih perbuatannya untuk membayar biaya operasi cesar. Sebanyak empat kali bisnis itu dijalankannya. Sekali main, harga yang dipatok hingga Rp 1,5 juta. Uang itu belum termasuk dengan biaya sewa kamar hotel dan akomodasi.

”Pelaku juga menawarkan swinger (bertukar pasangan, red),” ujar Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Leonard M Sinambela saat dirilis di halaman Ditreskrimum Polda Jatim, Rabu (3/7).

Leo menerangkan lokasi yang biasa digunakan berada di kawasan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Dia mengawalinya, tiga bulan yang lalu. Dalam waktu yang singkat itu, bisnis itu terbilang menjanjikan dan menguntungkan. Meski, perempuan yang telah memberikannya anak itu rela ditiduri orang lain.

Sebelum bisnis itu terjadi, istrinya melahirkan seorang anak. Nah, untuk mengganti biaya persalinan, dia harus hutang ke orang lain. Belasan juta. Karena, tidak cukup untuk membayar utang tersebut, Hidayat membuat kesepakatan dengan istri.

Versi pelaku, istrinya pun menyanggupi. Hal inilah yang di luar nalar Leo. ”Masa ada suami yang jual istri dan istrinya mau. Itu pengakuan tersangka saja,” ungkap Leo.

Perwira dengan dua melati itu menduga tersangka punya fantasi seks berlebih. Jika itu benar, memang itu ada hal-hal yang mempengaruhi. Faktor ekonomi bukanlah penentu dalam kasus ini. Bisa saja, tersangka kebanyakan menonton film porno. Sehingga, fantasi seksnya belebih. ”Makanya kami periksakan,” ungkapnya.

Dalam untuk mempromosikan bisnis setan itu, Hidayat menggunakan foto bugil korban. Tak hanya itu, Hidayat juga meng-upload konten-konten porno lainnya. Cara tersebut, digunakannya untuk menarik para hidung belang, yang mempunyai fantasi seks yang sama. Pria yang menjadi pelanggannya, rata-rata pria beristri. ”Usianya 30 tahunan mas,” kata Hidayat ketika menjawab pertanyaan media.

Namun, menurut Hidayat, karena bisnis itulah, utangnya tinggal Rp 1 juta. Meski begitu, nasib anaknya yang masih lima bulan terkatung-katung. Apalagi, istrinya tidak bekerja.

Leo mengatakan bisnis prostitusi tersebut tidak berjejaring. Pelaku hanya meng-upload video dan foto vulgar milik istri. Dengan begitu, jumlah pengikutnya di twitter Hidayat banyak dalam waktu yang singkat.

Dalam penangkapan Hidayat, penyidik menyita beberapa HP untuk menjalankan aksinya. Karena dari HP itulah, pengoperasian twitter, penentuan lokasi, hingga pemberian nomer telepon dilakukan. Minimal dalam sekejap, peminat layanan seks yang ditawarkan Hidayat laku keras. (den/end/JPG)