Melawan Polisi saat Diamankan, Maling Motor asal Lumbang Didor

LUMBANG – Seorang tersangka maling motor, Rupandi, 24, harus mengerang kesakitan. Timah panas polisi menembus kaki kirinya. Sebab, dia berusaha melawan ketika akan dibekuk polisi.

Kini, warga Dusun Sekarputih, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, itu ditahan di Mapolsek Lumbang. Pengangguran ini ditangkap pada Senin (1/7), sekitar pukul 13.00. Dari hasil penyelidikan, tersangka diketahui terlibat dalam banyak aksi pencurian.

SUDAH NGANDANG: Rupandi yang memakai jersey tim sepakbola (tengah) kini harus meringkuk di sel Mapolres Probolinggo. (Istimewa)

Tersangka diamankan Unit Reskrim Polsek Lumbang dan Anggota Opsnal Barat ketika berada tak jauh dari SPBU Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Sebelum penangkapan, polisi mendapatkan informasi pelaku sedang naik sebuah truk. Mendapat informasi itu, sejumlah anggota polisi mendatangi lokasi dan langsung membekuknya.

Kanit Reskrim Polsek Lumbang Bripka Dadang Hariyanto mengaku, pihaknya mendapatkan informasi tersangka yang sudah lama menjadi target operasi itu naik sebuah truk di Jalan Raya Tongas, Kabupaten Probolinggo. Pihaknya langsung membuntutinya hingga masuk Kota Probolinggo. “Setelah kami berhentikan, pelaku melawan petugas. Karena itu, kami lumpuhkan dengan timah panas di bagian kaki kiri,” ujarnya.

Menurutnya, tersangka diamankan karena terlibat pencurian di beberapa tempat. Dalam aksinya, dia selalu berkelompok hingga tiga orang. Dua rekannya sudah tertangkap lebih awal. “Ini pelaku terakhir. Dia selalu lari ke luar Jawa ketika akan ditangkap,” ujarnya.

Dadang mengatakan, selain mencuri kendaraan di dalam rumah, tersangka bersama komplotannya juga beraksi di jalanan. Bahkan, tak segan melukai korbannya. “Rupanya ini (tersangka) merupakan eksekutornya,” ujarnya.

Dari hasil penyelidikan polisi, tersangka benar-benar beraksi di banyak TKP. Di Kecamatan Sukapura, terhitung ada lima TKP. Dari lima lokasi itu, berhasil membawa motor Honda CB150, Honda Beat, Satria FU, HP, dan Honda Vario. Sedangkan, di Kecamatan Lumbang, berhasil beraksi di dua tempat. “Kami masih terus memintai keterangan karena dimungkinkan ada TKP lain,” ujarnya.

Bersama tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya ada satu untit motor Yamaha Byson, sebuah jaket jins biru, selembar STNK, dan uang Rp 750.000. (sid/fun)