Selama Tiga Bulan, Polres Probolinggo Gulung 18 Tersangka Narkoba

PAJARAKAN – Selama kurun waktu tiga bulan mulai April hingga Juni lalu, Satuan Reskoba Polres Probolinggo menggulung sebanyak 18 orang penyalahgunaan narkoba. Dari delapan belas orang tersebut, mayoritas adalah pelaku penjualan sediaan farmasi tanpa izin.

“Selama tiga bulan ini kami berhasil meringkus 18 orang penyalahgunaan narkoba. Mereka kami amankan dari enam belas kasus,” ujar Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto.

Menurutnya, dari belasan tersangka yang diamankan tersebut berfariasi usiaya. Ada yang dua puluhan hingga lima puluh tahun. Untuk yang umur sekitar dua puluh tahunan merupakan adalah kasus pil. Sedangkan yang diatas tiga puluh tahun adalah sabu sabu.

Menurut pria asal Kejapanan, Gempol Kabupaten Pasuruan tersebut, para tersangka yang diamankan mendapatkan barang haram itu bukan dari Probolinggo. Melainkan mereka mendapatkan barang haram itu dari luar daerah. Kemudian, mereka edarkan di wilayah hukum Polres Probolinggo.

“Di probolinggo tidak ada bandar besarnya. Sejauh ini hanya pengedar. Jadi, mereka dapat barang dari luar bukan dari dalam probolinggo sendiri,” ungkapnya.

Kedepan pihaknya akan terus intens untuk mengurangi pengedaran narkoba di daerahnya. Tujuannya, yaitu untuk menciptakan kabupaten probolinggo aman dan nyaman. “Kami bertekat seperti itu. Selama masih ada kami akan terus melakukan penangkapan dan pencegahan,” tuturnya. (sid/fun)