Pengerjaan Proyek Terhambat Pipa Gas Rekonstruksi Jalan Raya Gending

GENDING – Dua pekan sudah perbaikan proyek rekonstruksi Jalan Raya Gending kembali dikerjakan. Sayangnya, ada sejumlah hambatan dalam pengerjaannya. Salah satunya, adanya pipa gas milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berlokasi di tepi sisi selatan Jalan Raya Bentar, Gending.

Namun, ditargetkan dalam bulan ini hambatan tersebut dapat dirampungkan. Hal itu disampaikan Project Manager Agus Deddy Karyadi. Saat dikonfirmasi, Agus menjelaskan, hingga saat ini proyek pengerjaaan jalan sudah mencapai berkisar 60 persen. Angka itu masih di atas proyeksi akhir bulan Juni. Yaitu, sekitar 58 persen.

”Capaian sekarang 60 persen, masih ada target proyeksi kok,” ujarnya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Agus menjelaskan, pengerjaan perbaikan Jalan Raya Gending, sedikit terhambat beberapa hal. Selain proses relokasi makam di jalan Desa Gending, terhambat pipa gas di sekitar Gunung Bentar. Namun, pihaknya sudah ada komunikasi dengan pihak BUMN untuk dilakukan pergeseran. ”Pipa gas itu letaknya sekitar 1,5 meter dari tepi bahu jalan. Tentu sangat bahaya kalau tidak digeser,” katanya.

Hambatan itu, dikatakan Agus, tengah diupayakan segera diselesaikan. Bahkan, pihaknya menargetkan pertengahan Juli sudah rampung selesaikan hambatan-hambatan itu. Mulai relokasi makam sampai pemidahan saluran gas.

”Kami harus selesaikan pekerjaan proyek ini Desember 2019. Tapi, kami rencanakan sebelum Desember sudah rampung. Karena bulan Desember diperkirakan musim hujan,” terangnya.

Untuk saat ini, dikatakan Agus, pihaknya tetap melakukan pengerjaan di lapangan. Mulai dari perbaikan bahu jalan, persiapan tepi bahu jalan yang untuk disiapkan dibeton dan lainnya. Sehingga, pengerjaan tetap berjalan dan diperkirakan berjalan sesuai target. ”Kami perkirakan untuk pengerjaan fisik sisa yang ada, bisa dikerjakan selama 3 sampai 4 bulan. Sehingga, sebelum Desember sudah rampung,” harapnya. (mas/fun)