Listrik Sering Padam, Usaha Warga di Tegalsiwalan Merugi

ANDALKAN LISTRIK: Usaha milik warga di Desa Sumberbulu, Kecamatan Tegalsiwalan yang mengandalkan pasokan listrik. Lantaran di desa setempat belakangan kerap listrik padam, warga mengaku merugi. (Arif Mashudi/Radar Bromo)

Related Post

TEGALSIWALAN – Warga Desa Sumberbulu, Kecamatan Tegalsiwalan, keluhkan aliran listrik yang sering padam. Akibat listrik padam yang cukup lama, usaha ekonomi di desa tersebut terganggu. Bahkan, tidak sedikit usaha warga yang tidak berjalan. Sebab, usaha itu mengandalkan listrik.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, pemadaman listrik yang terjadi di Desa Sumberbulu, kerap terjadi dalam sebulan terakhir. Dimana, dalam sepekan, pemadaman bisa terjadi dua hingga tiga kali. Akibatnya, warga yang memiliki usaha membutuhkan listrik, harus merugi.

Seperti yang disampaikan Budiono, warga Dusun Krajan, Desa Sumberbulu pemilik usaha isi ulang air minum. Saat ditemui, Budiono mengatakan, dirinya memiliki usaha isi ulang dan toko peracangan. Dalam toko peracangan milik Budiono, ada kulkas tepat penyimpanan sosis dan makanan lainnya.

”Usaha saya banyak mengandalkan listrik untuk bisa berjalan,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin. Sehingga jika listrik padam, Budiono mengaku, usahanya terganggu.

Kondisi ini dikatakan Budiono, sering terjadi dalam sebulan terakhir. Dimana, listrik padam berlangsung sangat lama, bahkan tak jarang hampir seharian. Sehingga, usaha isi ulang air minum miliknya tidak bisa melayani pembeli. Selain itu, sosis yang ada di kulkas akan cepat basi dan tidak laku. Akibatnya, tidak ada pemasukan dari usaha isi ulang air dan merugi. ”Saya berharap, pemadaman listrik yang terjadi tidak berlangsung lama. Karena dampaknya usaha kecil warga,” harapnya.

Sugito, anggota DPRD Kabupaten Probolinggo asal Desa Sumberbulu membenarkan kondisi listrik sering padam. Dirinya bahkan sering mendapatkan keluhanan, usaha kecil warga terganggu dan mandek akibat listrik padam. Oleh karena itu, pihaknya pun berharap pemadaman yang terjadi tidak sampai terlalu lama. ”Hari ini saja listrik padam dari tadi pagi sampai siang (pukul 14.00), ini masih padam,” ungkapnya.

Kadek selaku Manager PLN Probolinggo mengatakan, untuk kemarin ada pekerjaan pemeliharaan, kemungkinan terjadi sampai sore 15.00 sampai 16.00. Sekaligus pergantian material tua. ”Ini pemeliharaan rutin, untuk meningkatkan jaringan dan tidak terjadi gangguan,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Kadek menjelaskan, untuk listrik padam itu ada dua, yaitu terencana dan tidak terencana. Seperti kemarin (1/7), pemeliharaan rutin dan tidak terencana akibat gangguan. Untuk daerah Tegalsiwalan, sering terjadi gangguan akibat pohon. Karena itu, pihaknya melakukan pemeliharaan dengan pemotongan ranting-ranting pohon yang dekat jaringan. Jika ranting itu menempel jaringan, bisa padam. Apalagi kondisi angin kencang seperti belakangan ini terjadi.

”Tegalsiwalan itu jaringannya luas sampai ke Banyuanyar. Jadi padam tidak hanya tegalsiwalan, tapi Banyuanyar juga. Jika ada petugas bersihkan ranting pohon, warga diharapkan untuk memberikan izin pemotongan,” harapnya. (mas/fun)