Persipro 54 Tahan Persekabpas, Masih Bergantung Pemain Senior

TENSI TINGGI: Meski hanya berstatus laga uji coba, namun laga Persipro 1954 v Persekabpas Minggu (30/6) berjalan dengan tensi tinggi. Wasit pun beberapa kali menghentikan laga karena pemain kedua tim sempat adu argumen. (Rizky Putra Dinasti/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PROBOLINGGO – Skuadra Persipro 54 dan Persekabpas masih harus banyak berbenah jelang digulirkannya Liga 3 awal Agustus mendatang. Sebab, kekuatan kedua tim, sejauh ini masih terlalu bertumpu pada pemain senior.

Hal itu terlihat saat kedua tim yang sama-sama memiliki warna kebesaran oranye itu menggelar uji coba Minggu sore (30/6). Tak ada pemenang dalam laga yang berlangsung di Stadion Bayuangga, Kota Probolinggo itu. Kedua tim bermain imbang 1-1.

Gol kedua tim, sama-sama dicetak pemain senior. Gol tuan rumah dicetak Hasan Basri yang merupakan salah satu bagian Probond-U (nama Persipro saat masih merger dengan Bondowoso di Divisi Utama lalu). Sementara gol Persekabpas dicetak Rico Hardiansyah, top scorer tim musim lalu.

Meski hanya berstatus laga uji coba, namun laga berlangsung cukup seru. Kedua tim yang sama-sama mendapat dukungan dari suporter tim masing-masing. Suasana stadion pun tak sepi. Bahkan, beberapa kali suara ledakan terdengar dari tribun.

Sayang, finishing touch kedua tim sama-sama kurang maksimal. Banyak peluang di depan gawang yang terbuang sia-sia. Hingga turun minum, skor kacamata 0-0.

Di menit-menit awal babak kedua, laga berjalan kian seru. Meski hanya berstatus laga uji coba, kedua tim sama-sama tampil ngotot. Bahkan pertandingan sempat beberapa kali dihentikan karena pelanggaran keras. Wasit pun mengeluarkan sejumlah kartu kuning kepada kedua tim.

Di menit ke-60 tuan rumah berhasil memecah kebuntuan. Adalah Hasan Basri yang menjadi aktornya. Pemain senior dengan nomor punggung 7 itu dengan cerdik mencungkit bola, saat mengetahui penjaga gawang Persekabpas maju meninggalkan gawangnya.

Tertinggal satu gol, skuadra Persekabpas tampil lebih agresif. Tim besutan Sunardi itu mempercepat tempo permainan dengan mengandalkan permainan cepat.

Selang 10 menit usai Persipro 54 mencetak gol, Laskar Sakera –julukan Persekabpas- berhasil menyamakan kedudukan. Pemain senior berposisi striker Rico Hardiansyah jadi protagonis-nya.

Striker yang musim lalu jadi top scorer Persekabpas itu berhasil mengoptimalkan skema set piece. Dengan cerdik, tendangan bebas sedikit di luar kotak penalti yang didapat Persekabpas diplesing menyusur tanah.

Bola dengan deras melewati pagar betis Persipro 54 yang kadung meloncat. Penjaga gawang tuan rumah pun tak mampu menghalau bola yang menyusur tanah itu. Skor 1-1 pun, jadi hasil akhir laga.

Meski hanya bermain imbang, kedua pelatih mengaku sama-sama puas. Sebab, dalam laga uji coba, bukan hasil yang satu-satunya dicari.

Allenatore Persekabpas Sunardi mengaku, dalam laga uji coba itu, pihaknya melihat perkembangan fisik dan teknik para pemainnya usai ditempa dalam latihan. Ia pun menjajal semua pemain yang dimiliki untuk turun. “Cukup puas. Semua pemain kami coba. Termasuk posisinya coba diutak-atik, untuk mencari skema terbaik,” jelas Sunardi.

Hal senada juga diungkapkan Asisten Pelatih Persipro 54, Soerhardjono. Dalam laga uji coba itu, Persipro tak didampingi pelatih kepala Jessie Mustamu.

Sejumlah pemain yang diturunkan pun dinilai tampil sesuai skema. Meski begitu, sejumlah celah masih terlihat. Hal itu, jadi evaluasi untuk dibenahi sebelum kompetisi bergulir.

“Dalam laga uji coba ini, kami lihat sejauh mana perkembangan anak didik kami. Alhamdulillah cukup puas,” jelas Soehardjono. (rpd/mie)