Pelaku Begal di Kraksaan Ini Mengaku Hanya Diajak Teman

PAJARAKAN – Warga Desa Rangkang, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Ali Mustofa, harus berurusan dengan polisi. Pemuda 28 tahun ini terlibat aksi pembegalan di depan Taman Makam Pahlawan, Kecamatan Kraksaan, Sabtu (4/5) lalu.

Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto mengatakan, tersangka diamankan setelah membegal korban Farohah Reza, 25, warga Desa Binor, Kecamatan Paiton. “Setelah korban dibegal, langsung melaporkan kepada kami,” ujarnya.

Menurutnya, pelaku tidak sendiri. Saat itu, dia berboncengan dengan temannya yang menjadi eksekutor. Kini, pihaknya masih memburu pelaku yang telah diketahui identutasnya itu. “Pelakunya dua orang. Yang tertangkap satu. Yang satunya masih masuk DPO (daftar pencairian orang),” ujarnya.

Eddwy mengatakan, Ali berperan sebagai joki. Sedangkan, pelaku yang masih buron sebagai eksekutor dan membawa celurit. Ketika ada mangsa, mereka langsung beraksi. “Yang laporan ini korbannya berboncengan tiga sekitar pukul 20.00. Mereka diikuti pelaku mulai dari Pom (SPBU) Semampir. Kemudian, ditendang dan hartanya dikuras,” ujarnya.

Ali mengakui segala perbuatannya. Namun, ia menaku baru kali pertama melakukan kejahatan ini. Katanya, ia tidak mengetahui hendak diajak membegal oleh rekannya. “Saya tidak tahu kalau mau diajak begal. Saya saat itu nongkrong di warung kopi,” ujarnya.

Karena diajak teman, Ali menurut. Saat itu, Ali diajak mengisi bensin ke SPBU Semampir, Kecamatan Kraksaan. Sepulangnya dari SPBU, keduanya melihat tiga orang perempuan mengendara sepeda motor berbonceng tiga. Ali pun diajak mendekati mereka. “Saat itu saya kembali nanya. Mau ngapain, minta nomor ta? Tapi, teman saya bilang, ayo dekati saja,” ujarnya.

Setelah dekat, temannya menendang ketiga orang itu hingga terjatuh. Rekannya langsung menakut-nakuti para korban menggunakan celurit dan mengambil handphone serta kendaraannya. “Saya hanya diam di atas motor, ketika selesai langsung pergi,” ujarnya.

Selain mengamankan pelaku, pihak kepolisian juga mengamankan sepeda motor Honda Beat bernopol N 4893 ND dan satu unit handphone. Barang-barang itu milik pelaku. Sedangkan, motor korban berupa Honda Scoopy bernopol N 5127 PU masih dalam pencarian. (sid/fun)