Kemenag: Daftar Tunggu Haji di Kota Pasuruan Capai Seperempat Abad

PASURUAN – Masyarakat Kota Pasuruan yang ingin melaksanakan ibadah haji harus lebih bersabar. Sebab, antrean tunggu untuk setiap calon jamaah haji (CJH) sudah mencapai 25 tahun. Karena itu, Kementerian Agama (Kemenag) mendahulukan CJH yang belum pernah.

Kasi Haji pada Kemenag Kota Pasuruan, Mohammad Ismail mengungkapkan masyarakat Kota Pasuruan yang mendaftar haji dengan jalur reguler tahun ini, paling lama harus menunggu 25 tahun. Kondisi ini sudah terjadi sejak tiga tahun terakhir.

“Paling lama daftar antreannya itu 25 tahun. Jadi bagi yang daftar haji tahun ini, ada yang baru bisa berangkat pada tahun 2045 mendatang,” ungkapnya.

Ismail menjelaskan kondisi serupa juga terjadi bagi masyarakat Kota Pasuruan yang mendaftar haji dengan menggunakan jalur haji plus. Namun daftar tunggunya masih lebih pendek dibandingkan jalur reguler. Yaitu, mencapai tujuh tahun.

Untuk itu, Kemenag sudah membatasi bagi masyarakat Kota Pasuruan yang sudah pernah berhaji, mereka baru bisa berhaji kembali setelah 10 tahun. Selain itu, bagi masyarakat lanjut usia (lansia) yang sudah terdaftar minimal tiga tahun dan berusia 75 tahun disulukan lebih dahulu.

“Kondisi ini juga terjadi di wilayah Kota dan Kabupaten di Jawa Timur. Jadi masyarakat yang sudah mendaftar dan masih masuk antrean, kami harap untuk bersabar,” terang Ismail. (riz/fun)