Tiga Kali Bersurat, Kasasi Erwin Tak Jelas

PURWOREJO – Nasib eks Kabid Angkutan Darat di Dishubkominfo Kota Pasuruan, Erwin Hamonangan, belum jelas. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pasuruan masih menunggu hasil putusan kasasi dari Pengadilan Tipikor Kota Surabaya.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kota Pasuruan, Asep Sunarsa mengungkapkan, pihaknya belum menerima putusan Erwin dari Pengadilan Tipikor. Sejauh ini, Kejari masih menunggu pengajuan Kasasi Erwin yang belum turun.

“Kami sendiri juga masih menunggu. Putusannya belum turun. Entah apa yang menjadikan turunnya putusan dari Pengadilan Tipikor begitu lama, kami kurang tahu,”ungkapnya.

Asep menjelaskan, Kejari sendiri sudah mengirim surat ke Pengadilan Tipikor Surabaya sebanyak tiga kali untuk menanyakan kasasi Erwin. Yakni pada Januari, Februari dan April. Namun, sampai saat ini, Pengadilan Tipikor Surabaya belum menjawab surat dari Kejari.

“Sampai saat ini belum ada jawaban dari Pengadilan Tipikor. Rencananya, kami bakal mengirim surat lagi ke Pengadilan Tipikor untuk menanyakan kasasi Erwin,” terang Asep.

Untuk diketahui, Erwin terjerat dugaan korupsi pengadaan TL di Kota Pasuruan. Kasus ini mencuat pertama kali pada 2012. Sementara dugaan korupsi ini bermula pada 2011. Saat itu, dengan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 542 juta, Dishubkominfo melakukan pengadaan TL di lima titik.

Kelima titik pengadaan TL ini tersebar di Jalan Erlangga, Jalan dr. Wahidin (perempatan RSUD dr. R. Soedarsono), dan sekitar Jalan Slagah. Proyek ini diindikasikan tidak ditender. Melainkan dipecah menjadi lima bagian, sehingga pengerjaannya dilakukan dengan cara penunjukan langsung (PL).

Pemborong yang ditunjuk untuk mengadakan barang juga dipotong anggarannya. Diduga karena anggaran dipotong, kualitas pengadaan TL itu tidak bagus. Terbukti baru beberapa bulan dipasang, beberapa TL sudah rusak

Erwin sendiri diputuskan bersalah dengan hukuman pidana dua tahun enam bulan oleh PN Tipikor Surabaya. Namun, Erwin tidak puas dengan vonis dari majelis hakim ini. Dia pun mengajukan kasasi. Namun, sampai saat ini belum turun hasilnya. (riz/hn)