Perempuan asal Tarokan Ditemukan Tewas Mengambang di Pesisir Gending

GENDINGSesosok mayat perempuan ditemukan mengapung di perairan laut Desa Pesisir, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Minggu (30/6). Korban ditemukan meninggal dalam keadaan masih mengenakan pakaian lengkap. Bahkan, masih berkerudung.

Jenazah yang ditemukan sekitar pukul 13.30, itu diketahui bernama Uswatun, 50. Dia warga Desa Tarokan, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo. Peristiwa ini pun mengundang perhatian warga. Mereka langsung bergotong royong mengevakuasi jenazah korban.

Salah seorang warga Desa Pesisir Junaihil mengatakan, jenazah korban kali pertama ditemukan seorang nelayan yang sedang mencari ikan. Korban ditemukan tertelungkup yang berjarak sekitar 3 kilometer dari bibir pantai. “Saat ditemukan, pakaian perempuan itu masih lengkap dengan kerudungnya. Masih rapi,” ujarnya.

Menurutnya, di bagian pelipis mayat itu terlihat ada luka. Namun, pihaknya tak bisa memastikan karena apa. “Masih ada darah segar di atas mata sebelah kirinya karena luka. Mungkin kena benturan karena terbawa arus ombak,” ujarnya.

Kepala Desa Pesisir Sanemo juga memperkirakan mayat itu masih baru. Itu dilihat dari kondisinya yang masih segar dengan pakaian rapi. “Awalnya, saya suruh mereka yang menemukan mengikat mayatnya. Karena, kondisi pesisir sedang surut. Jika dilakukan evakuasi sulit,” ujarnya.

Adanya penemuan mayat ini langsung ditangani Polsek Gending. Kapolsek Gending AKP Ohim mengaku, pihaknya dibantu warga mengevakuasi korban ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Dari keterangan keluarga korban, sebelum ditemukan meninggal, pada malam harinya korban meminta diantarkan ke rumah keluarganya di Kecamatan Gending. Dia bermalam di sana.

“Namun, keesokan harinya korban meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan tuan rumah. Korban yang juga memiliki gangguan jiwa itu, diduga pergi ke tepi pantai dan ditemukan meninggal mengapung di tengah laut. Dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan,” ujarnya. (sid/rud)