Pendapatan Retribusi TPI Bisa Turun Setelah Diambil Alih Provinsi

PASURUAN – Pengambilalihan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lekok, Kabupaten Pasuruan oleh Provinsi Jawa Timur, dipastikan akan membuat retribusi TPI di Kabupaten Pasuruan menurun. Karenanya, dimungkinkan ada evaluasi terhadap target retribusi dalam Perubahan APBD 2019.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan Slamet Nurhandoyo mengatakan, saat ini TPI yang dikelola Pemkab Pasuruan, tersisa tiga TPI. Yakni, TPI di Kedawang, Nguling; Mlaten, Nguling; dan di Kalirejo, Kecamatan Kraton. “Setelah TPI Lekok diambil alih Provinsi, otomatis TPI yang di bawah naungan Kabupaten Pasuruan, hanya tiga TPI,” ujarnya.

Menurutnya, pendapatan dari retribusi TPI memang tidak besar. Sebab, kegiatan lelang ikan sudah lama vakum. Sehingga, mayoritas saat ini hanya mengandalkan jasa timbang dan penyewaan los.

Tahun ini, pihaknya menarget mendapatkan retribusi dari TPI Rp 2,5 juta. Jumlah ini sama seperti tahun 2018 yang terealisasi 100 persen. Namun, dengan diambilalihnya TPI Lekok pada awal tahun lalu, dipastikan bisa menurunkan retribusi TPI.

“Yang pasti dengan diambil alihnya TPI Lekok, penerimaan pasti turun. Apalagi, TPI Lekok selama ini yang paling banyak kegiatan jasa timbang dibanding TPI lainnya,” ujarnya.

Saat ini, di TPI di Kabupaten Pasuruan hanya ada aktivitas transaksi jual beli dan jasa timbang. Meski masih banyak nelayan yang tidak menjual ikannya di TPI, melainkan menjual langsung kepada juragan atau pemilik modal. “Akan kami evaluasi lagi penerimaan retribusi di semester pertama. Tidak menutup kemungkinan akan ada penyesuaian target untuk retribusi TPI di Perubahan APBD,” ujar Slamet. (eka/rud)