Mau Kencing, Warga Lumajang Tewas Tersambar KA di Ketapang  

KADEMANGAN-Nahas dialami Yudi Purwanto, 27.  Warga Dusun Supiturang RT 1 RW 1, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang itu tewas usai tertabrak kereta api (KA) Ranggajati di KM 97+I/ II tepatnya di rel KA Jln. Soekarno-Hatta, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 07.00. Pagi itu,  Purwanto dalam perjalanan mau pulang ke Lumajang.

Saat sampai Ketapang, korban berhenti sejenak untuk beristirahat. Kapolsek Kademangan, Kompol Toyib menjelaskan, korban awalnya tidur di atas motornya yang diparkir di trotoar.

          “Memang tidak ada yang tahu pasti. Namun, kuat diduga korban hendak buang air kecil sebelum tertabrak KA,” ungkap Kompol Toyib.

Begitu kebelet buang air kecil, korban terbangun. Lalu berniat buang air kecil di seberang rel KA. Nahas, saat itu diduga korban tak memperhatikan kondisi sekitar.

Menurut Danton Polsuska Daop 09 Jember, Moh. Kholil, mulanya ia mendengar kabar bahwa ada orang yang tersambar KA Ranggajati jurusan Jember –Cirebon di perlintasan tersebut. Sehingga ia langsung melakukan pengecekan lokasi. Selanjutnya, korban langsung dibawa ke rumahs akit umum (RSUD Moch Saleh).

“Jadi, informasi yang kita terima dari warga sekitar, Yudi ini hendak buang air kecil. Ia memarkirkan motornya (Yamaha Vega, bernopol L 2721 YQ) di tepi jalan selanjutmya langsung turun dan menyebrangi perlintasan. Sementara, dari arah timur ada KA. Sehingga, Yudi langsung tersambar KA,” terang Kholil.

Akibatnya fatal. Korban Yudi pun langsung meninggal di lokasi kejadian. Ia mengalami luka parah di kepala. Tak berselang lama, petugas kepolisian datang. Jenazahnya pun langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD dr Moh Saleh.

Yudi saat itu membawa tas yang berisi HP, kartu keluarga, KTP, surat nikah dan surat keterangan catatan kepolisian. (rpd/mie)