Jualan Sabu untuk Tambah Penghasilan, Petani asal Rembang Diciduk

KRATON – Di usianya yang tak lagi muda, Ismail, 57, harus berurusan dengan aparat kepolisian. Warga Desa Pajaran, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, itu nekat berjualan sabu-sabu untuk menambah penghasilan.

Dia ditangkap anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota, saat berada di sebuah rumah kosong di Desa Slambrit, Kecamatan Kraton, Kamis (27/6). Sebelumnya, Ismail telah diincar polisi. Ia menjadi target operasi atas adanya informasi sering melakukan transaksi sabu-sabu.

“Banyak informasi atau aduan yang masuk ke kami mengenai tersangka. Akhirnya, kami lakukan penyelidikan dan kuat diduga dia terlibat dalam bisnis narkoba,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan Kota, AKP Imam Yuwono.

Dalam penyelidikan terhadap pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani itu, polisi menemukan waktu yang tepat. Ismail hendak mengantarkan paket sabu yang dipesan seorang pelanggannya di Kraton. “Kami telusuri saat dia hendak transaksi. Tersangka kemudian diamankan saat menunggu pembeli,” ujarnya.

Ismail yang semula tak mengira dirinya diuntit polisi, akhirnya pasrah. Bahkan, tak mengelak ketika petugas menggeledahnya dan menemukan dua paket sabu. Totalnya mencapai 0,47 gram. Polisi juga mengamankan sebuah pipet kaca dari tangannya.

Polisi kemudian menggelandangnya menuju Mapolres Pasuruan Kota. Ismail kini ditahan atas sangkaan dalam pasal 114 atau pasal 112 UU Nomor 35/3009 tentang Narkotika. (tom/rud)