Tukar Guling Lahan TKD untuk Tol Mapan Tersisa Enam Desa

SUDAH OPERASIONAL: Kendaraan yang melintasi tol Mapan di exit Purwodadi beberapa waktu lalu. Meski sudah operasional, pembebasan lahan yang berkaitan dengan tanah kas desa masih belum tuntas. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

SUKOREJO – Satu persatu proses tukar guling lahan Tanah Kas Desa (TKD) untuk kepentingan lahan tol Malang-Pandaan (Mapan), diselesaikan. Proses tukar guling lahan TKD yang juga dibarengi dengan pengerjaan proyek tersebut, kini bahkan mulai berkurang.

Jika sebelum Lebaran lalu proses tukar guling lahan TKD masih ada tanggungan di tujuh desa. Lahan TKD itu tersebar di Kecamatan Sukorejo, Purwosari dan Purwodadi. Namun kini hanya tersisa di enam desa.

“Untuk Desa Pakukerto, Kecamatan Sukorejo sudah beres dan tuntas. Sebelumnya, selesai lebih dulu Tejowangi dan Karangsono. Dari total sembilan desa, kini tersisa enam dan sejauh ini juga dalam proses (pembebasan),” ungkap Chusnul Anam, dari PPK Kementerian PUPR.

Di enam desa yang tersisa, kata Chusnul, dalam waktu dekat juga bakal tuntas proses tukar gulingnya. Yakni Desa Sekarmojo, Kecamatan Purwosari. Sebab, rekomendasi Gubernur Jatim sudah turun pekan kemarin.

“Sekarang lagi pengajuan validasi pembayaran di BPN untuk Desa Sekarmojo. Kami memastikan tinggal sedikit lagi sudah tuntas,” tuturnya.

Terkait tukar guling lahan TKD dilapangan, ia tegaskan, instansinya menargetkan paling lambat akhir tahun semuanya sudah selesai. Memang tak mudah, karena tahapan yang harus dilalui juga banyak.

Pihaknya juga aktif koordinasi dengan pemdes dimasing-masing desa tersebut. Selain dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat.

“Cepat atau tidaknya, semuanya tergantung proses sekaligus kesiapan dilapangan. Tentunya kendala yang didapat, masing-masing desa tak sama. Jadi wajar jika masih ada yang belum atau tersisa,” tukasnya. (zal/fun)