Polisi Belum Tetapkan Tersangka di Sumberdawesari, Ini Alasannya

SEMPAT DIAMANKAN: Suhul Taubat (duduk) yang kediamannya sempat didatangi polisi. Bondet dan senjata yang juga turut diamankan di sebuah kebun sengon, pasca terjadi ledakan di Sumberdawesari beberapa waktu lalu. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

GRATI – Peristiwa ledakan bondet di Dusun Sumber, Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, sudah sepekan berlalu. Namun, sampai Jumat (28/6), Polres Pasuruan belum menetapkan tersangka dalam kasus ini.

Kasubbag Humas Polresta Pasuruan AKP Endy Purwanto mengaku, pihaknya masih mendalami peristiwa ledakan bondet di Desa Sumberdawesari. Sejauh ini, sudah ada tujuh saksi yang dimintai keterangan.

Di antaranya, mantan Kades Sumberdawesari Suhul Taubat dan putranya, Dandi. Pihaknya juga meminta keterangan pemilik rumah di mana bondet itu meledak yaitu Nasroh. “Penyelidikan bondet meledak diambil alih oleh Polresta. Kami masih mendalami keterangan dari sejumlah saksi,” ujarnya.

Endy menjelaskan, untuk sementara, pihaknya belum menetapkan tersangka. Kondisi ini karena masih menggali keterangan dari sejumlah pihak untuk mengetahui peristiwa yang sebenarnya. “Belum ada satupun pihak yang sudah ditetapkan jadi tersangka. Seluruh pihak yang kami mintai keterangan masih berstatus saksi,” jelasnya.

Diketahui, Kamis (21/6) malam, warga Dusun Sumber, Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, dikagetkan dengan adanya ledakan bondet. Ledakan itu terdengar dari belakang rumah Nasroh.

Di sekitar lokasi kejadian, juga ditemukan sebuah tas berisi sepucuk senapan api dan dua senjata tajam. Serta, satu kardus berisi bahan peledak. Anggota Polsek Grati pun mendatangi lokasi kejadian. Sejumlah barang berbahaya itu diamankan. Namun, sejauh ini polisi belum menetapkan siapa yang harus bertanggung jawab dalam kasus ini. (riz/fun)