Merosotnya Harga Daging Ayam Tak Pengaruhi Inflasi

KRAKSAAN – Merosotnya harga ayam diyakini tak akan berpengaruh terhadap inflasi di Kabupaten Probolinggo. Karenanya, Bagian Administrasi dan Perekonomian Kabupaten Probolinggo yakin inflasi bulan ini tak akan jauh beda dengan bulan kemarin yang berkisar 0,64 persen.

Kepala Bagian Administrasi dan Perekonomian Kabupaten Probolinggo Santoso mengatakan, perekonomian di daerahnya cenderung membaik. Bahkan, bulan kemarin tidak terjadi deflasi. “Perekonomian membaik. Tidak ada deflasi. Semuanya stabil,” ujarnya, Jumat (28/6).

Santoso mengatakan, penyumbang inflasi terbesar kelompok makanan. Selain itu, juga ada rokok, tarif listrik, dan tempat rekreasi. Berbeda pada bulan sebelumnya, penyumbang inflasi justru dari emas dan tembaga. “Tetapi, yang terpenting perekonomian tetap stabil dan membaik,” ujarnya.

Pihaknya berharap bulan ini juga tidak terjadi deflasi. Bahkan, inflasi juga diharapkan tetap seperti pada bulan kemarin. “Semoga saja tetap. Tidak ada perubahan. Sehingga, perekomian tetap membaik terus,” ujarnya.

Soal harga ayam yang terus merosot apakah berdampak pada inflasi, Santoso mengatakan, inflasi tidak dilihat dari harga ayam. Sehingga, pihaknya meyakini bulan ini akan juga membaik. “Indikatornya tidak dilihat dari harga ayam. Karena itu, kami yakin akan tetap membaik,” ujarnya. (sid/rud)