Duh, 19 Kelurahan di Kota Probolinggo Belum Bebas BAB Sembarangan

KADEMANGAN – Sanitasi di Kota Probolinggo belum 100 persen layak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Probolinggo mencatat sejauh ini baru sekitar 92,8 persen sanitasi yang layak. Sisanya, sekitar 7,2 persen masih buang air besar sembarangan (BABS).

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Probolinggo NH Hidayati mengatakan, sanitasi di Kota Probolinggo belum 100 persen layak. Termasuk belum memiliki jamban. Kondisi ini menjadi persoalan bersama. Karena sanitasi yang tak layak ataupun tidak memiliki jamban dipastikan akan cemari air bersih.

“Dari 29 kelurahan di Kota Probolinggo, ada 10 Kelurahan yang sudah ODF (open defecation free) atau orang buang air besar tidak di sungai lagi. Di antaranya, Kelurahan Pilang dan Ketapang,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bromo, Jumat (28/6).

Hidayati menjelaskan, dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk berprilaku sehat. Karena tidak sedikit warga yang memiliki jamban, tapi tidak memanfaatkannya. Artinya, mereka masih belum berperilaku bersih dan sehat. “Indikator ODF itu, jika warga tidak ada lagi buang air besar sembarangan,” ujarnya. (mas/rud)