Dispendik Verifikasi Penerima BOSDA SD-SMP di Kota Pasuruan

PANGGUNGREJO – Pemkot Pasuruan memastikan jika tahun ini akan memberikan bantuan operasional daerah (BOSDA) untuk siswa SD dan SMP di Kota Pasuruan. Namun, sejauh ini belum bisa dicairkan karena masih tahap verifikasi calon penerimanya.

Kasubbag Penyusunan Program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Pasuruan Sutrisno mengatakan, Pemkot mengalokasikan anggaran Rp 2.145.300.000 melalui APBD 2019 untuk BOSDA. Bantuan ini akan diberikan kepada 66 lembaga SD/MI dan SMP/MTs.

Namun, pencairannya belum dilakukan. Sebab, Pemkot masih melakukan tahap verifikasi pada lembaga dan siswa calon penerima BOSDA tahun ini. Setelah tahapan ini rampung, Dinas P dan K akan mengajukan nota dinas ke Bagian Keuangan untuk mencairkannya. “BOSDA SD dan SMP masih dalam proses pencairan. Kami mohon pada siswa untuk bersabar untuk pencairannya,”ungkap Sutrisno.

Sutrisno menjelaskan, anggaran BOSDA Rp 897.200.000 untuk 17 lembaga SD dan Rp 410.200.000 untuk 22 lembaga MI. Setiap siswa akan mendapatkan Rp 200.000 per tahun. Serta, Rp 570.000.000 untuk 17 lembaga SMP dan Rp 267.900.000 untuk 10 lembaga MTs. Setiap siswa akan mendapatkan Rp 300.00 per tahun.

Mekanisme pencairannya tidak berbeda dengan tahun 2018. Yakni, untuk sekolah negeri dilakukan sesuai kebutuhan. Sebab, sistem pemberian BOSDA dalam bentuk belanja langsung. Sedangkan, lembaga swasta setiap triwulan karena pemberiannya dalam bentuk hibah.

“Ini fungsinya untuk mendukung wajib belajar 12 tahun di Kota Pasuruan. Misalnya, penyediaan kapur, papan tulis, lembar jawaban kerja (LJK) untuk ulangan, dan sebagainya,” ujar Sutrisno. (riz/fun)