BMKG: Suhu Dingin Bisa Sampai Bulan Agustus

PRIGEN – Dalam beberapa hari dan pekan terakhir, suhu dingin terasa di wilayah Pasuruan dan Probolinggo. Termasuk daerah lainnya di pulau Jawa. Suhu dingin ini bisa berlangsung sampai Agustus mendatang.

Suhu dingin ini terjadi sebagai akibat dari adanya aliran massa udara dingin dan kering, dari wilayah benua Australia. Dikenal dengan aliran monsun dingin Australia.

“Kejadian kondisi suhu dingin tersebut merupakan fenomena yang normal. Ini disebabkan pengaruh angin monsun Australia yang mengarah ke Asia melewati Indonesia, termasuk pulau Jawa,” beber Suwarto, kasi observasi dan informasi BMKG Stasiun Geofisika Tretes di Pandaan.

Secara klimatologis, lanjut Suwarto, monsun dingin Australia seperti sekarang ini aktif pada periode bulan Juni, Juli hingga Agustus. Umumnya merupakan periode puncak musim kemarau di wilayah Indonesia selatan ekuator.

Desakan aliran udara kering dan dingin dari Australia ini menyebabkan kondisi udara yang relatif lebih dingin. Terutama pada malam hari, dan dapat dirasakan lebih signifikan di wilayah dataran tinggi atau pegunungan.

Maka tak heran, pada kondisi ekstrim ini dapat menyebabkan terbentuknya embun beku atau frost. Seperti di Bromo, kemudian Dieng dan lainnya.

“Suhu dingin seperti sekarang ini, diprediksi berlangsung hingga Juli dan Agustus mendatang. Kondisi ini bertolak belakang dengan kondisi saat musim hujan atau peralihan. Jadi masyarakat tak perlu kaget dan risau,” ungkapnya. (zal/fun)