Bantuan Nontunai untuk Tambahan 1.229 Keluarga Miskin Diberikan Bulan Depan

SUDAH DIVALIDASI: Pemberian kartu BPNT pada akhir tahun 2018 lalu di Kecamatan Gondangwetan. Pertengahan tahun ini Kemensos kembali menambah 1.229 kepada keluarga penerima manfaat yang bakal dicarikan Juli mendatang. (Dok. Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN – Pertengahan tahun ini jumlah penerima Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bertambah. Dinas Sosial mengatakan ada sebanyak 1.229 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru yang dipastikan sudah bisa mencairkan dana BPNT mulai bulan Juli mendatang.

Gunawan Wicaksono, Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan mengatakan, sejak awal tahun 2019 lalu jumlah penerima BPNT mencapai 109.031 KPM. “Namun tengah tahun ini rupanya diberikan kuota tambahan oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Ada tambahan sebanyak 1229 KPM baru,” terangnya.

Untuk data nama dan alamat, lanjut Gunawan, sudah diberikan oleh Kemensos. Sehingga saat ini sudah mulai tahap verifikasi dan juga pembukaan rekening untuk KPM baru. Karena sudah mulai proses, maka dipastikan kartu BPNT sudah bisa dibagikan pada bulan Juli mendatang.

“Karena sekarang sudah tahap pembukaan rekening, maka bulan Juli sudah mulai dibagikan untuk kartu BPNTnya,” terangnya.

Dengan begitu, mulai bulan Juli mendatang, KPM baru tersebut sudah bisa menukarkan dana BPNT sebesar Rp 110 ribu. Dana tersebut bisa ditukarkan untuk beras atau telur di agen BPNT terdekat. Jika ditambah KPM baru tersebut sehingga tercatat saat ini ada sebanyak 110.260 KPM.

Tambahan penerima BPNT ini adalah warga kurang mampu yang sudah diusulkan ke Kemensos pada akhir tahun 2018 lalu. “Jadi tahun 2018 kami adakan pendataan dan verifikasi warga miskin untuk bisa diusulkan dalam Basis Data Terpadu (BDT) warga kurang mampu. Yang belum masuk penerima ternyata muncul pada pertengahan tahun ini,” terangnya.

Dinsos juga sudah melakukan verifikasi dan validasi warga kurang mampu di daerah. Harapannya penerima bantuan dari pemerintah pusat bisa tepat sasaran sesuai kepada warga yang benar-benar membutuhkan. (eka/fun)