Sakit, Satu CJH di Kota Pasuruan Pilih Tunda Keberangkatan

TAHUN LALU: Manasik haji di Kota Pasuruan sebelum keberangkatan CJH tahun 2018 silam. Dari 350 CJH di tahun ini yang siap diberangkatkan, satu mengajukan penundaan. (Foto dok Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN – Salah satu Calon Jamaah Haji (CJH) di Kota Pasuruan terancam gagal berangkat ke tanah suci tahun ini. Hal itu dikarenakan CJH asal Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo tersebut menderita sakit.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Kota Pasuruan, Muhammad Ismail menyampaikan CJH bernama Mutia Kurnianingsih itu sedianya akan berangkat tahun ini. Sesuai jadwal, sebanyak 350 CJH asal Kota Pasuruan masuk dalam kloter 72.

“Memang ada CJH asal Karanganyar yang sakit dan dimungkinkan menunda keberangkatannya,” ungkap Ismail.

Ia menegaskan hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan, CJH tersebut sejatinya masih diperbolehkan naik haji tahun ini. “Kalau saran dokter masih bisa tahun ini. Namun yang bersangkutan yang menunda tahun depan,” jelasnya.

Pihaknya juga memastikan semua persyaratan CJH tersebut telah lengkap. “Segala persyaratannya sudah dilengkapi, tidak ada masalah. Namun maunya ditunda tahun depan,” tambahnya.

Lantaran itu, Kemenag pun akan tetap melaporkan ke pusat mengenai CJH yang gagal berangkat tersebut. Sehingga nantinya Kemenag dapat segera memutuskan siapa yang akan menggantikan CJH yang keberangkatannya tertunda itu.

“Kami laporkan. Dan sekarang kami siapkan ada tiga CJH sebagai cadangan. Maksudnya jika ada yang gagal berangkat otomatis cadangan ini yang naik (berangkat),” tandasnya. (tom/fun)