Pemkab Pasuruan Mulai Kaji Rencana Relokasi Pasar Bangil  

BANGIL–Pemkab Pasuruan berencana untuk merevitalisasi Pasar Bangil agar lebih modern. Hanya saja, rencana itu belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat. Sebab, masih menunggu kajian.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan Edy Suwanto. Ia mengaku, masih membutuhkan kajian untuk merevitalisasi pasar yang berada di Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Bangil, itu.

Kajian itu diperlukan untuk mengukur kelayakan. “Apakah pengembangan pasar di wilayah setempat masih memadai atau apakah perlu dilakukan relokasi ke wilayah yang lain,” kata Edy-sapaannya.

Ia menambahkan, revitalisasi Pasar Bangil diperlukan seiring dengan penetapan Bangil sebagai ibu kota Kabupaten Pasuruan. Selain berdampak terhadap jalur di kawasan Bangil, juga kondisi Pasar Bangil saat ini yang kurang menunjang.

Jalur tersebut rentan macet lantaran lalu lalang kendaraan. Kondisi Pasar Bangil pun dianggap kurang representatif, sehingga perlu ada pengembangan.

“Kondisi inilah yang membuat wacana untuk revitalisasi Pasar Bangil perlu dilakukan. Agar keberadaan Pasar Bangil bisa lebih representatif dan menjadi ikon,” sambungnya.

Karena itulah, kajian tersebut dibutuhkan. Untuk memastikan kelayakan Pasar Bangil di wilayah setempat. Bila memang dianggap masih layak, maka pemindahan tak akan dilakukan.

“Namun, bila dianggap lokasi setempat kurang ideal, relokasi perlu dilakukan. Hanya memang, perlu dicarikan lokasi yang sesuai. Tentunya, lokasinya tidak boleh jauh dari Bangil,” pungkasnya. (one/mie)