Mulai Dangkal, Sungai Kedunglarangan Bangil Dikeruk

BANGIL–Sungai Kedunglarangan di Kelurahan Kersikan, Kecamatan Bangil, dikeruk. Pengerukan itu dilakukan seiring dengan gundukan sedimentasi yang kian meninggi.

Kepala Dinas PU Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Hanung Widya Sasangka menyampaikan, sedimentasi yang ada di Sungai Kedunglarangan memicu pendangkalan. Dampaknya ketika hujan tiba, air meninggi dan beresiko meluber di permukiman warga.

“Hal inilah yang membuat pengerukan Sungai Kedunglarangan kami lakukan. Supaya sedimentasi yang ada, bisa dikurangi,” kata Hanung –sapaan akrabnya-.

Hasil sedimentasi itu, digunakan untuk penguatan tanggul di tepi sungai Kedunglarangan. Sehingga, masyarakat tidak lagi waswas ketika hujan tiba. Karena tepian sungai setempat semakin, kuat.

Hanung menjelaskan, normalisasi Sungai Kedunglarangan dilakukan sejak sepekan terakhir. Pihaknya mengaku sudah mengajukan izin ke BBWS Brantas untuk melakukan pengerukan sungai kedunglarangan di bawah jembatan Bangil.

“Kami ada MoU. Kami sudah meminta izin BBWS Brantas untuk pengerukan tersebut. Karena kewenangan Sungai Kedunglarangan, ada pada BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Brantas,” sambungnya.

Pihaknya tak memastikan berapa lama pengerukan Sungai Kedunglarangan akan dilakukan. Termasuk pula panjang normalisasi yang akan direalisasikan. “Yang jelas, kami lakukan normalisasi itu untuk mengurangi pendangkalan. Panjang dan lama waktunya, menyesuaikan,” terangnya. (one/mie)