Matangkan Perubahan Struktur RSUD dr R Soedarsono dan Puskesmas

KAWASAN UTARA: Suasana di depan Puskesmas Trajeng di Kota Pasuruan saat sore hari. Pemkot Pasuruan saat ini berupaya merubah struktur tempat medis seperti puskesmas dan rumahsakit, untuk menjadi unit pelaksana teknis. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PANGGUNGREJO-Rencana Pemkot Pasuruan untuk merubah struktur organisasi RSUD dr. R Soedarsono dan puskesmas menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT) terus dimatangkan. Perubahannya masih belum bisa dilakukan dalam waktu dekat karena menunggu administrasi.

Kabag Organisasi Pemkot Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat mengungkapkan perubahan struktur Puskesmas dan RSUD masih berlanjut. Namun, perubahannya belum bisa dilakukan saat ini. Pasalnya, pihaknya menerima informasi jika sejumlah puskesmas bakal diakreditasi.

“Perubahan struktur Puskesmas menjadi UPT tetap berjalan. Cuma prosesnya masih menunggu tahap akreditasi rampung. Setelah itu, baru bisa dilakukan,” ungkapnya.

Kokoh-sapaan akrabnya menjelaskan kondisi serupa juga terjadi pada RSUD dr R Soedarsono. Perubahan strukturnya masih belum bisa dilaksanakan saat ini. sebab, Pemkot masih membutuhkan RSUD dr Soedarsono sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) mandiri.

Bagian organisasi sendiri disebutkannya, masih menunggu petunjuk wawali Raharto Teno Prasetyo untuk kelanjutan mengenai perubahan strukturnya. Jika nanti dirubah menjadi UPT, maka mereka harus bertanggung jawab pada kepala Dinkes.

Posisi direkturnya pun bukan lagi struktural atau memiliki eselon, namun berubah menjadi fungsional. Selain itu, jika strukturnya menjadi UPT, seluruh tenaga medis RSUD dr. R Soedarsono berkesempatan menjadi direktur di RSUD setempat.

“Untuk sementara, RSUD tetap menjadi OPD mandiri. Selanjutnya, ya bergantung dari kebijakan Wawali sendiri,” terang Kokoh. (riz/fun)