Ditarget Rp 580 Juta, Realisasi Retribusi IMB Sudah Capai Separo

PANGGUNGREJO-Pemkot menargetkan pendapatan dari sektor retribusi izin mendirikan bangunan (IMB) di Kota Pasurun sebesar Rp 580 juta tahun ini. Sepanjang semester awal tahun 2019, retribusi IMB sudah mencapai separonya.

Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPM-P2T) Kota Pasuruan, Yudie Andhi mengungkapkan target retribusi tahun ini naik dibandingkan tahun 2018 yang hanya sebesar Rp 560 juta. Kondisi ini disebabkan realisasi tahun lalu tercapai Rp 574 juta.

Ia menyebut kenaikan target ini sudah disesuaikan dengan potensi. Sebab, potensi IMB di Kota Pasuruan cukup tinggi. Kondisi ini tidak terlepas dari banyaknya masyarakat yang mengajukan izin ini dari tahun ke tahun. Dan, sepanjang 2019, IMB ini sudah mencapai 320 buah.

“Target IMB kami naikkan. Dari tahun 2018 hanya sebesar Rp 560 juta, tahun ini kami targetkan Rp 580 juta. Ini untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD),” ungkapnya.

Yudi mengaku sampai akhir Juni 2019, retribusi IMB di Kota Pasuruan sudah mencapai 50 persen atau separo dari target. Yaitu, senilai Rp 290 juta.

Yudie-sapaan akrabnya menjelaskan BPM-P2T optimistis target ini dapat terealisasi di akhir tahun anggaran 2019. Untuk itu, pihaknya akan rutin melakukan sosialisasi ini pada masyarakat sebanyak tiga kali dalam setahun. Terutaman bangunan-bangunan kuno yang belum mengurus IMB. (riz/fun)