Bantah Punya Padepokan, Ini Asal Usul Ponco Suro yang Disorot

SUMBERASIH-Rahmad Hidayatullah alias Ormat, penulis sejumlah status kontroversial di media sosial membantah mempunyai padepokan. Warga Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, menyebut nama kelompok pengajiannya berasal dari prasasti sejarah di Trowulan, Mojokerto.

“Waktu berkunjung ke Trowulan, Mojokerto, saya menemukan nama Ponco Waliko. Kemudian, teman-teman memanggil saya seperti itu. Tapi, karena saya tidak enak dipanggil seperti itu, makanya minta ganti Ponco Suro,” ujar Ormat -sapaan Rahmad Hidayatullah.

Menurutnya, tidak ada makna khusus dari nama Ponco Suro. Namun, Suro identik dengan bulan Jawa, 1 Suro. “Kan menurut teman-teman, apa yang ada di Ponco Waliko itu ada di saya. Saya tidak enak dipanggil seperti itu, akhirnya saya minta dipanggil Ponco Suro,” jelasnya.

Ormat juga membantah mempunyai padepokan. Menurutnya, pengajian yang dilakukan adalah pengajian keliling. “Memang ada tempat semacam gazebo untuk cangkrukan dengan teman-teman. Tapi, tidak benar saya punya pedepokan. Itu hoaks,” ujarnya.

Ormat juga menunjukkan kondisi gazebo di halaman belakang rumahnya. Halaman belakang itu tertutup dengan pagar tinggi dan menghalangi pandangan dari luar.

Namun, kini Ormat harus bersiap berhadapan dengan Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) Kabupaten Probolinggo. Bahkan, MUI Kabupaten Probolinggo menilai posting-an akun facebook Ponco Suro dinyatakan menyimpang atau sesat. (put/rud)