806 Pegawai Negeri Sipil di Pemkab Pasuruan Pensiun Tahun Ini

PASURUAN- Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pasuruan, kian terus berkurang. Betapa tidak, di tahun ini saja dipastikan sebanyak 806 ASN akan masuk masa pensiun.

Jumlah ini lebih banyak dari usia purna tugas di tahun 2018 lalu yang hanya mencapai 432 ASN. Angkanya nyaris naik lipat dua di tahun ini.

Iswahyudi, Kepala Dispendik Kabupaten Pasuruan yang juga sebagai Plt Badan Kepegawaian Dan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) mengatakan, ASN yang pensiun memang sudah memasuki usia yang ditentukan untuk purna tugas. Sehingga ASN yang pensiun makin menambah kekurangan pegawai di Pemkab Pasuruan.

“Kendati tahun 2018 lalu sudah mulai ada penerimaan CPNS, kebutuhan PNS di Kabupaten memang masih kurang. Apalagi jumlah yang pensiun setiap tahun terus bertambah,” terangnya.

Iswahyudi menambahkan, rata-rata setiap tahunnya jumlah ASN yang pensiun mencapai 400-an pegawai. Setelah ada moratorium tahun 2014 lalu, Pemkab Pasuruan termasuk daerah yang kekurangan PNS.

Untuk ASN yang pensiun memang karena terkait usia kerja. Sementata untuk ASN yang bekerja di struktural seperti staf Pemkab atau staf Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masa pensiun mencapai usia 58 tahun. Sedangkan fungsional seperti guru, penyuluh sampai eselon dua masa baktinya sampai usia 60 tahun.

Kendati jumlah ASN terus berkurang karena setiap tahun banyak yang pensiun, BKPPD tahun ini kembali mengusulkan ke pusat terkait kekurangan pegawai. “Untuk usulan, kami sudah lakukan pendataan di tiap OPD dan targetkan akhir bulan ini sudah terkumpul,” terangnya.

Nantinya usulan dari OPD-OPD yang kekurangan pegawai tersebut bakal diusulkan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) pusat. Harapannya tahun ini jumlah pembukaan CPNS di daerah termasuk di Kabupaten Pasuruan bisa lebih tinggi.

“Tahun ini dipastikan ada pembukaan CPNS lagi, namun berapa kuotanya dan kapan masih menunggu info resmi dari pusat,” ujarnya. (eka/fun)