Mau Kembalikan Motor, Warga Beji Meninggal Mendadak di Surabaya

SURABAYA-Nahas dialami Purwanto, 44. Warga Jalan Kakap Dandang, RT 22/ RW 8, Kelurahan Glanggang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan itu meninggal mendadak saat hendak mengembalikan motor.

Ia meregang nyawa di Jalan Kutisari Selatan VII, Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya, Kamis (27/6) pagi. Korban meninggal dunia di samping motor Honda Kirana L 6489 MH milik temannya tersebut.

Mengetahui korban tiba-tiba jatuh dan tak sadarkan diri, warga sekitar melaporkannya ke polisi. Korban akhirnya dibawa ke RSUD Dr Soetomo untuk menjalani visum.

Kanitreskrim Polsek Tenggilis, AKP Sidik Syamsul Hadi mengatakan, kejadian tersebut bermula saat korban meminjam motor temannya tersebut pada malam sebelum kejadian. Motor tersebut dipinjam korban karena temannya sesama kuli bangunan hendak kondangan ke rumah saudaranya di Madura. “Sepeda motor ini dipinjam korban malam harinya,” tuturnya.

EVAKUASI: Petugas saat mengevakuasi jenazah Purwanto untuk dibawa ke RSUD Dr. Soetomo. (Radar Surabaya)

Korban diduga saat itu pagi-pagi sekali menuju ke rumah temannya di jalan Kutisari Selatan VII. Ia hendak mengembalikan sepeda motor sekalian untuk berangkat kerja. Korban mengendarai sepeda motor dan sampai di depan rumah temannya tersebut.

Saat turun dari sepeda motor, tiba-tiba badan korban sempoyongan. “Kata saksi badannya sempoyongan terus tergeletak di samping motor. Kejadian tersebut dilihat anak-anak yang sedang bermain di sekitar lokasi,” ujar perwira dengan tiga setrip di pundaknya itu pada Radar Surabaya Jawa Pos Grup.

Warga sekitar langsung berdatangan saat mendengar kabar ada orang tergeletak tersebut. Saat diperiksa, korban sudha tidak bernapas sehingga melaporkannya ke polisi. Teman korban baru tahu saat tetangga memanggilnya.

Korban kemudian dibawa ke RSUD Dr Soetomo untuk menjalani pemeriksaan terkait penyebab kematiannya. Sidik mengatakan, dugaan awal korban terkena serangan jantung.

Dikarenakan, saat pemeriksaan yang dilakukan Unit Inafis Polrestabes Surabaya  tidak ditemukan adanya tanda luka atau bekas kekerasan dalam tubuh korban.

“Kami sudah menghubungi pihak keluarga korban,” terang Sidik. (gun/JPG/mie)