Kebakaran Gudang Makanan di Kebonsari Wetan, Kerugian Ditaksir Rp 1 M

KANIGARAN-Kebakaran hebat melanda gudang distributor makanan ringan, Kamis dinihari (27/6). Bangunan yang dimanfaatkan untuk gudang UD Kuda Terbang yang terletak di jalan sunan muria RT 1 RW III, Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo itu pun ludes dilalap api.

Sampai Kamis malam (27/6), kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 1 miliar. Sebab, gudang itu berisi barang-barang makanan ringan hampir penuh.

Kebetulan, Rabu lalu (26/6), kiriman makanan ringan baru datang. “Kebetulan berisi penuh barang-barang, karena memang (makanan ringan) baru datang kemarin,” ujar Tohir Anjar Widodo, 45, pemilik gudang distributor makanan ringan itu.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut. Gudang sekaligus tempat pengolahan makanan ringan itu, berukuran sangat luas. Panjang sekitar 20 meter dan lebar 10 meter.

Lokasi gudang itu sendiri dempet dengan rumah Tohir. Untungnya, rumah korban Tohir ukuran berukuran sekitar 12 x 10 meter, tidak ikut terbakar. Hanya alami kebakaran bagian atap belakang rumah.

BUTUH WAKTU: Petugas saat berupaya memadamkan api di gudang snack yang ludes dilalap api. (Zainal Arifin/ Radar Bromo)

Proses pemadaman si jago merah pun butuh waktu berjam-jam. Pasalnya, si jago merah cepat membesar karena isi gudang makanan ringan serta plastik, kardus yang sangat mudah terbakar. Ditambah gudang itu berada di tengah persawahan, dan hembusan angin cukup kencang.

Sekitar pukul 02.30, dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkot Probolinggo tiba di lokasi kejadian. Tidak lama kemudian, selang sekitar 30 menit, tambah satu unit mobil damkar milik Pemkab Probolinggo, tiba membantu memadamkan si jago merah.

Selang beberapa jam, satu unit mobil damkar milik KTI pun datang. Namun, si jago merah terus mengamuk dan membakar ludes gudang makanan ringan tersebut.

Mobil damkar yang ada, harus mengisi ulang tangki, karena kehabisan air. Si jago merah masih membara. Sampai dua kali pengisian, akhirnya sekitar pukul 06.00, si jago merah berhasil dijinakkan.

Selama proses pemadaman api di bagian gudang, sanak saudara korban, berdatangan ke lokasi. Sebagian dari mereka membantu proses pemadaman, dan mengamankan barang-barang milik korban yang ada di dalam rumah. Termasuk mengeluarkan makanan ringan yang ada di samping rumah korban. (mas/mie)