Dua Hari, Api Melalap 35 Ha Hutan di Lereng Gunung Ringgit

PRIGEN – Masuk awal kemarau, kebakaran hutan kembali terjadi di wilayah Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerdjo kawasan Kabupaten Pasuruan. Sekitar 35 hektare lahan di lereng Gunung Ringgit tepatnya di Blok Putuk Bunder, Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, dilalap api.

“Ini, kejadian kebakaran hutan pertama di tahun ini, saat memasuki kemaru di kawasan Tahura R. Soerdjo. Apinya sudah berhasil dipadamkan, sedikitnya 35 lahan terbakar. Mudah-mudahan kasus serupa tidak terulang kembali,” ujar kepala Resor Pengelolaan Hutan (RPH) 03 Pasuruan UPT Tahura R. Soerdjo Agus Budi Utomo saat ditemui Jawa Pos Radar Bromo di kantornya, Rabu (26/6).

Kebakaran hutan di lereng Gunung Ringgit itu diketahui Senin (24/6) pagi. Api baru berhasil dipadamkan pada Selasa (25/6) malam. Sedikitnya butuh 15 personel Pamhut dari Tahura R. Soerdjo untuk memadamkan api, mereka juga dibantu warga sekitar.

Lokasi medan yang sulit jadi salah satu kendala. “Kebakaran terjadi di ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan air laut (mdpl). Lahan yang terbakar sebagian besar berupa semak belukar, alang-alang, dan cemara gunung.

“Kalau melihat lokasi serta sejumlah temuan dan pengamatan kami di lapangan, kebakaran hutan ini diduga kuat dari human error. Imbas adanya perburuan liar,” bebernya.

Meski sempat terjadi kebakaran selama dua hari, jalur pendakian Gunung Arjuno dan Welirang sejauh ini belum terganggu. “Lokasi kebakaran hutannya di luar jalur pendakian, baik ke Welirang maupun Arjuno. Jadi, untuk wisata pendakiannya sejauh ini tetap operasional,” tuturnya. (zal/mie)