Polisi Dalami Keterlibatan Pelaku Pengeroyokan yang Dilakukan Perangkat Desa

GONDANGWETAN – Kasus pengeroyokan yang melibatkan seorang perangkat desa asal Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, semakin melebar. Hasil penyidikan yang dilakukan polisi, mengungkapkan bahwa pelakunya tidak hanya dua orang yang telah diamankan.

Kanitreskrim Polsek Keboncandi, Bripka Syahru Pranowo menyebutkan kasus itu saat ini masih dalam pengembangan. Pihaknya juga telah memeriksa dua tersangka yang ditangkap untuk mengetahui kemungkinan adanya pelaku lain.

Dua tersangka yang telah ditangkap yakni Didik Mariyanto, 33, dan Suparno, 35, warga Desa Kronto. Baik keterangan korban maupun dua tersangka itu juga mengatakan pelaku lebih dari dua orang. “Ada kemungkinan mengarah kesana. Kemungkinan memang lebih dari dua orang,” ungkapnya.

Kendati demikian, Syahru belum menyebut jumlah pasti berapa pelaku yang diduga terlibat. Polisi kini masih mendalami keterangan dua tersangka. “Jumlah pastinya belum bisa kami sebutkan karena masih didalami,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Didik dan Suparno dilaporkan atas kasus pengeroyokan terhadap Lukman Hakim, 29. Pria yang juga anggota LSM asal Desa Wonojati, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan itu, dikeroyok dua pelaku saat berada di warung kopi tak jauh dari rumahnya, pada 8 Juni silam.

Para pelaku bergantian memukuli korban. Setelah itu, mereka merampas smartphone merek Oppo milik korban. Usai mendapatkan ponsel tersebut, para pelaku kabur. (tom/fun)