Kemarau Tiba, Petani Garam di Kab Probolinggo Siap Panen

KRAKSAAN – Musim kemarau kali ini menjadi berkah tersendiri bagi petani garam di Kabupaten Probolinggo. Pasalnya, dalam musim kemarau ini, panen garam yang dilakukan oleh para petani garam melimpah. Dengan cuaca yang bersahabat ini para petani bisa panen hingga berkali kali.

Hal itu seperti yang dirasakan petani garam di Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Dalam musim panen kali ini, para petani garam sudah melakukan panen lima belas kali hingga enam belas panen.

“Kami telah panen berkali kali. Ada yang sudah lima belas kali bahkan enam belas panenan juga ada,” kata ketua kelompok tani garam setempat Suparyono.

Menurutnya, kondisi itu diuntungkan oleh cuaca yang sangat baik. Mulai dari terik panas matahari hingga angin yang turut membantu. Sehingga, hasik panen melimpah dan membuat petani untung.

“Untuk tahun ini lebih banyak. Sebab, udaranya mulai bulan Juni ini sudah mulai panas. Jadi bagus untuk garam,” terangnya.

Dibandingkan dengan tahun lalu, awal musim panen tidak sebagus saat ini. Musim lalu, para petani hanya bisa panen enam sampai tujuh kali saja. Berbeda, sekarang petani awal musim panen sudah bisa mencapai belasan kali. “Alhamdulillah kalau sekarang memang melimpah,” tandasnya.

Bukan hanya melimpahnya garam, cuaca yang sangat bagus ini juga disebut membuat kualitas garam lebih baik. Garam yang dihasilkan, lebih berasih. Sehingga, berdampak besar terhadap penjualan. “Kalau garamnya bersih otomatis masyarakat banyak yang beli,” ungkapnya.

Dengan demikian, petani yakin akan menerima keuntungan. Pasalnya, harganya sendiri saat ini memasuki triwulan kedua di 2019 ini harga dipasaran garam cenderung stabil. Sehingga, para petani tidak terlalu waswas.

“Harganya kisaran 650 perkilogram. Mudah mudahan terus stabil dan tidak ada penurunan. Sehingga petani mendapatkan untung,” harapnya. (sid/fun)