10 Kursi Strategis Pemkab Pasuruan Dijabat Plt, Disorot Dewan

BANGIL – Kekosongan sejumlah kursi pejabat definitif di lingkungan Pemkab Pasuruan jadi sorotan DPRD setempat. Desakan untuk menggelar mutasi pun terus didengungkan.

Hal ini seperti yang diungkapkan Kasiman, anggota komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan. Ia memandang, pengisian jabatan untuk kursi yang kosong di Kabupaten Pasuruan perlu dilakukan. Hal itu untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

“Banyak kursi sekelas kepala bidang dan kepala dinas yang diisi Plt. Seperti kursi kepala Bappeda, Satpol PP, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu, dan beberapa instansi lain,” jelasnya.

Padahal, kewenangan Plt itu disebutkan terbatas. “Sehingga, pelayanan kepada masyarakat dalam pengambilan kebijakan, tidak bisa maksimal,” terang politisi Gerindra ini.

Ia menambahkan, mutasi jabatan seharusnya sudah bisa dilakukan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf. Mengingat, kebutuhan akan mutasi dalam organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Pasuruan sudah sangat diperlukan. “Tujuannya, agar roda pemerintahan bisa berjalan optimal. Kalau hanya diisi Plt, kan kurang (maksimal),” tambahnya.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mengaku, mutasi jabatan memang akan dilakukannya. Sekarang ini masih dalam penggodokan oleh Baperjakat.

“Kami memang melihat banyak kursi jabatan yang lowong. Pengisian itu, memang akan dilakukan dengan mutasi. Tapi, sekarang masih dalam proses,” terang Irsyad.

Ia mengaku, ada sekitar 10 jabatan strategis yang mengalami kekosongan (selengkapnya lihat infografis). “Makanya, kami akan upayakan untuk segera melakukan mutasi. Lelang jabatan juga akan kami lakukan,” terangnya. (one/mie)