Jari Kelingking Korban Mercon di SDN Banyuanyar Lor 1 Bakal Diamputasi

KRAKSAAN – Gara-gara meracik mercon, Burhanuddin, pegawai honorer di SDN Banyuanyar Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo kini berada dalam posisi sulit. Selain berpotensi jadi tersangka terkait ledakan di rumah dinas, kondisi kesehatannya kini juga belum membaik.

Burhanudin yang sempat dirawat di RSU Wonolangan, kini telah dirawat di RSUD Waluyo Jati. Humas RSUD Waluyo Jati Kraksaan Sugianto mengatakan, korban saat ini masih dalam proses penanganan.

Senin (24/6), luka bakar yang diderita korban baru selesai dibersihkan. Luka bakar itu mencapai 33 persen. “Sudah dibersihkan. Saat ini ada di ruang operasi karena baru selesai pembersihan luka bakarnya,” ujarnya.

Dari sejumlah luka bakar di tubuhnya, menurut Sugianto, yang paling parah yaitu luka bakar di kelingking kanan korban. Karenanya, korban harus menjalani operasi. Operasi dilakukan untuk mengamputasi kelingking kanan tersebut.

“Masih nunggu persetujuan keluarga untuk melakukan amputasi. Apakah disetujui atau tidak belum diputuskan,” terangnya.

Burhanuddin jadi korban ledakan mercon yang dibuatnya sendiri pada Sabtu (23/6) malam. Dia membuat mercon di rumah dinas SDN 1 Banyuanyar Lor. Mercon itu dibuat untuk kawinan saudaranya.

Sayangnya, mercon meledak sekitar pukul 23.15. Burhanuddin pun luka parah. Rumah dinas juga rusak di beberapa tempat. Beruntung, anak dan istrinya yang sedang tidur di sebuah kamar selamat. (sid/hn/mie)