Rehab Empat Kios Pasar Bangil yang Terbakar Mundur, Ini Penyebabnya

BANGIL – Rencana pembenahan empat kios Pasar Bangil mundur dari jadwal awal. Hingga saat ini, pembenahan kios pasar yang terbakar itu tak kunjung dilakukan.

Padahal, rencana awal pengerjaannya dilakukan Juni 2019 ini. Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan Edy Suwanto menyampaikan, proses perencanaan rehab empat kios Pasar Bangil sudah direalisasikan. Namun, pembangunannya belum dimulai lantaran masih menunggu proses Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

“Masih dalam proses di LPSE. Memang pengerjaannya dilakukan penunjukan langsung. Tapi, sekarang prosesnya harus dilaporkan ke BLP,” kata Edy –sapaannya-.

Pihaknya mengaku, masih menunggu proses LPSE tersebut. Namun, ditargetkan pelaksanaan bisa dimulai Juli atau Agustus. Hal ini untuk mengejar waktu agar pekerjaan rehab itu bisa segera diselesaikan sebelum akhir tahun.

Menurut Edy, rehab kios Pasar Bangil dilakukan setelah rusaknya empat kios lantaran terbakar. Kejadian kebakaran itu berlangsung Oktober 2018 lalu.

Akibat kebakaran itu, sejumlah kerusakan terjadi. Mulai dari atap yang rusak hingga tembok yang gosong. Untuk membenahi itu, pemkab menyiapkan dana hingga Rp 200 juta. Dana tersebut dialokasikan pada APBD 2019. “Pembenahan ini dilakukan agar pedagang bisa nyaman untuk menempatinya kembali,” sambungnya. (one/mie)