Polisi Hentikan Penyelidikan atas Tewasnya Dua Pelajar MTs di Kolam Renang

PANDAAN – Kepolisian mengambil keputusan untuk menghentikan penyelidikan terkait insiden tewasnya MS, 15, dan SOV, 15. Ini setelah pihak keluarga dua siswa MTs An Nur yang berasal dari Desa Pucangsari, Kecamatan Purwodadi, enggan untuk melanjutkan perkara dan menganggap insiden Sabtu (22/6) siang tersebut adalah sebuah musibah.

MS dan SOV meregang nyawa akibat tengelam saat berenang di wahana pemandian yang terletak di Desa Sebani, Kecamatan Pandaan pada Sabtu. Usai kejadian, kasus tersebut sempat ditangani Unit Reskrim Polsek Pandaan. Polisi bahkan melakukan olah TKP, serta memeriksa sejumlah saksi.

Namun begitu, penanganan kasusnya tak berlanjut atau dihentikan. Hal ini disampaikan langsung Kanitreskrim Polsek Pandaan Iptu Suparlan, saat di hubungi Jawa Pos Radar Bromo Minggu pagi (23/6). “Proses lidik dalam kasus ini tak lanjut atau dihentikan. Karena pihak kedua orang tua korban menerima kematiannya dan menganggapnya sebagai musibah,” katanya via telepon.

Selain itu, juga dikuatkan dengan surat pernyataan ditanda tangani bermaterai oleh masing-masing kedua orang tua korban. Sesaat setelah kejadian, dan dinyatakan meninggal saat berada di rumah sakit.

“Pihak keluarga juga menolak dilakukan otopsi. Setelah di rumah sakit, jenazah keduanya langsung dibawa ke rumah duka oleh pihak keluarga untuk dimakamkan. Inilah yang menjadi pertimbangan kami, mengentikan proses lidik kasus ini,” tegasnya.

Untuk TKP, wahana kolam renang berada di Desa Sebani, Kecamatan Pandaan dilapangan ia tegaskan masih di police line. Untuk sementara waktu atau setelah kejadian, kolam renang tidak operasional.

“Kolam renangnya kami tutup sementara waktu pasca kejadian ini. Sampai dengan kondusif dulu. Tentunya dilapangan dipatuhi oleh pihak pengelola,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, agenda liburan rombongan pelajar asal Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, berakhir duka. Dua pelajar yang ikut rombongan tewas tenggelam saat berenang di kolam tempat rombongan berlibur, Sabtu (22/6).

Insiden itu terjadi sekitar pukul 12.00. Hari itu, rombongan pelajar MTs An Nur asal Desa Capang, mengagendakan liburan. Tempat yang dituju yaitu wahana pemandian di Desa Sebani, Kecamatan Pandaan. (zal/fun)