Kemenag Usulkan Rp 22 M untuk Lanjutan Pembangunan MAN Insan Cendekia Tahun Depan

MASIH DILENGKAPI: Bangunan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia yang berada di Grati. Sejauh ini proyek multiyears tersebut masih terbangun asrama dan gedung sekolah. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

GRATI – Pembangunan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Pasuruan akan terus dilakukan hingga tahun depan. Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan rencananya bakal mengajukan anggaran kembali sebesar Rp 22 Miliar untuk tahun 2020.

Hal tersebut diungkapkan Muhammad As’adul Anam, Kepala Kemenag Kabupaten Pasuruan. Dia mengatakan, pertengahan tahun 2019 ini, pihaknya bakal mengajukan kembali anggaran untuk pembangunan MAN IC untuk tahun depan. Rencananya diusulkan sebesar Rp 22 Miliar.

“Sudah ada permintaan usulan dari Dirjen Pendidikan Islam untuk mengajukan kembali anggaran MAN IC. Dan sudah kami usulkan sebesar Rp 22 Miliar,” terangnya.

Anam menyebut, untuk usulan sudah diserahkan ke Dirjen Pendidikan Islam. Namun secara resmi dan disetujui oleh Kemenag Pusat, selanjutnya akan diajukan ke Badan Pembangunan Nasional (Bapenas). Anggaran itu rencananya akan menggunakan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Dijelaskan bahwa tahun ini anggaran dari SBSN sebesar Rp 18,2 Miliar. Anggaran tersebut adalah untuk membangun gedung Student Center dan Pusat Layanan Terpadu. Ada beberapa rencana yang belum bisa terealisasi tahun ini sehingga kembali diajukan untuk tahun 2020.

“Dari Rp 22 Miliar tersebut rencananya kembali membangun gedung kelas, asrama guru termasuk fasilitas asrama siswa seperti tempat masak, ruang makan dan sebagainya,” terangnya.

Kendati masih usulan, diharapkan usulan tersebut bisa diterima 100 persen. Untuk kepastian berapa anggaran yang turun nanti biasanya menunggu sampai menjelang akhir tahun.

MAN IC Pasuruan sendiri pembangunannya sudah berjalan multi years. Dari pertama tahun 2017 anggaran Rp 3,5 Miliar untuk gedung kelas; tahun 2018 lalu sebesar Rp 4 Miliar untuk gedung asrama; tahun 2019 ini mulai dianggarakan dari SBSN sehingga cukup tinggi mencapai Rp 18,2 Miliar. Dan tahun depan kembali diusulkan hingga Rp 22 Miliar. (eka/fun)