Dapat Reward Rp 20 M dari Pembangunan Tol Paspro, Ini Peruntukannya

PROBOLINGGO – Pembangunan Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) membawa berkah bagi Pemkab Probolinggo. Atas suksesnya pembangunan jalan bebas hambatan ini, Pemkab Probolinggo mendapatkan reward dari Pemerintah Pusat. Melalui Kementerian PUPR, Pemkab diberi hadiah sekitar Rp 20 miliar. Anggaran itu untuk pembangunam infrastruktur.

Informasinya, kabar disetujuinya reward dari Kementerian PUPR diterima Pemkab Probolinggo bulan kemarin. Awalnya, Kementerian PUPR mengabarkan akan ada reward atas pembangunan jalan tol Paspro. Namun, Pemkab diminta mengajukan proposal pembangunan infrastruktur dengan anggaran Rp 20 miliar.

“Dari pembangunan jalan tol itu, Pemkab Probolinggo dapat reward dari Kementerian PUPR,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo Rahmad Waluyo melalui Kepala Bidang Binar Marga Asrul.

Asrul mengatakan, rencananya reward Rp 20 miliar itu akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur semua. Di antaranya, ada rehab jembatan di Kecamatan Tongas dengan anggaran sekitar Rp 13 miliar. Serta, pembangunan jalan kabupaten di tiga lokasi berbeda.

Menurutnya, jembatan di sisi utara exit Tol Pasrpo, Kecamatan Tongas, perlu diperbaiki. Jembatan ini akan diperkuat dan dilebarkan. Sebab, volume kendaraan yang melintas di jembatan ini semakin meningkat. “Daripada ke depan ada kerusakan parah pada jembatan dan butuh anggaran besar, kami usulkan lebih dulu untuk direhab,” jelasnya.

Sedangkan tiga jalan yang akan diperbaiki itu, Asrul mengaku, mengusulkan ruas jalan Sepuhgembol-Purut Kecamatan Lumbang; Kuripan-Ngepung, Kecamatan Sukapura; dan Pajurangan Gending-Banyuanyar. Namun, pelaksanaannya bukan dari Pemkab Probolinggo.

Menurutnya, pengerjaannya akan ditangani langsung oleh Pemerintah Pusat. Mulai dari anggaran, lelang, sampai pertanggungjawabannya. “Kami hanya mengusulkan titik perencanaan yang diajukan. Ada tiga kegiatan. Satu rehab jembatan dan tiga kegiatan perbaikan jalan,” ujarnya. (mas/rud)